Tanggapan Ahli Gizi: Analogi Pilot dan Petugas Darat
Pernyataan ini langsung mendapat reaksi keras. Salah satu suara paling vokal datang dari ahli gizi terkemuka, dr. Tan Shot Yen. Ia menilai pernyataan Cucun menunjukkan ketidaktahuan mendasar tentang profesi gizi dan struktur tenaga kesehatan.
"Sebetulnya sudah jelas ngaco, artinya tidak paham profesi ahli gizi," kata dr. Tan, saat dihubungi Senin (17/11/2025).
Untuk menjelaskan betapa berbahayanya pemikiran semacam itu, dr. Tan menggunakan analogi yang lugas dan mudah dipahami: "Ibarat pilot diganti dengan petugas darat yang dilatih simulasi 3 bulan, tahu-tahu menerbangkan pesawat. Ya jatuh lah."
Menurutnya, seorang pembuat kebijakan seharusnya memahami perbedaan antara jabatan struktural (seperti menteri atau kepala dinas) dengan jabatan fungsional (seperti dokter, ahli gizi, atau akuntan). Seorang menteri kesehatan boleh jadi bukan dokter, tapi ia tidak bisa menggantikan peran dokter dalam menangani pasien.
"Pernah mikir nggak, kepala puskesmas dan menteri kesehatan bisa saja bukan dokter, tapi mereka tidak berhak menangani pasien di poli? Nah, mulai mikir dari situ kenapa ahli gizi tidak bisa diganti jika memang mau makanan kalian bergizi," jelasnya.
Dr. Tan menilai, sikap seperti yang ditunjukkan Cucun adalah bentuk kearoganan, di mana seseorang berbicara tanpa memahami kompleksitas dan duduk perkara suatu profesi.
"Yang arogan itu orang yang bicara tanpa paham duduk perkara," tegas dr. Tan.
Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Melihat reaksi keras yang muncul, Cucun akhirnya angkat bicara. Ia menyatakan telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di media sosialnya atas dinamika yang terjadi. Permintaan maaf ini merupakan upaya meredam tensi yang memanas di kalangan tenaga kesehatan.