ragam

BRMS Gali 'El Dorado' di Bawah Palu: Produksi Emas Ditargetkan Melonjak 135% ke 160.000 Troy Ounce

Minggu, 23 November 2025 | 22:02 WIB


Ambisi Emas BRMS: Dari Palu untuk Indonesia





[locusonline.co] PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) secara resmi memaparkan peta jalan (roadmap) produksi emas yang ambisius untuk tiga tahun ke depan. Dalam Laporan Pelaksanaan Public Expose Tahunan yang digelar pada 5 November 2025, perusahaan memproyeksikan lonjakan produksi hingga 160.000 troy ounce pada 2027-2028 .





Target ini menandai pertumbuhan yang luar biasa, mengingat produksi pada 2025 ditargetkan berkisar 68.000–71.000 troy ounce. Dengan demikian, perusahaan menargetkan pertumbuhan produksi lebih dari 135% dalam kurun waktu tiga tahun. Pada 2026, produksi diproyeksikan naik moderat menjadi sekitar 80.000 troy ounce sebelum akhirnya melesat setahun kemudian .





Mesin Pertumbuhan: Tambang Bawah Tanah Palu dengan Kadar Tinggi





Lonjakan signifikan yang dijadwalkan pada 2027-2028 tidak datang dari ruang hampa. Mesin utama pertumbuhan ini adalah proyek tambang bawah tanah di Palu, Sulawesi Tengah yang dijadwalkan mulai beroperasi pada semester kedua 2027 .





Apa yang membuat tambang bawah tanah ini begitu istimewa? Rata-rata kadar emasnya yang jauh lebih tinggi. Tambang ini diperkirakan memiliki kandungan emas sebesar 3.5 gram per ton (g/t) hingga 4.9 g/t . Kadar yang significantly higher ini merupakan katalis utama yang akan mendongkrak output emas perusahaan secara keseluruhan. Proyek ini berada di bawah pengelolaan anak usaha BRMS, PT Citra Palu Minerals (CPM).





Ekspansi Nasional: Lima Pilar Utama BRMS





Mencapai target sebesar itu tidak mungkin hanya mengandalkan satu lokasi. BRMS telah menyusun strategi ekspansi yang komprehensif dengan mengerahkan lima aset utama perusahaan yang tersebar dari ujung barat hingga tengah Indonesia :






  • PT Citra Palu Minerals (CPM): Lokasi tambang bawah tanah Palu yang menjadi andalan.




  • PT Gorontalo Minerals (GM): Menjadi fokus untuk kegiatan pengeboran lebih lanjut.




  • PT Linge Mineral Resources (LMR): Mengembangkan tambang emas di Aceh.




  • PT Suma Heksa Sinergi (SHS): Mengembangkan tambang emas di Banten.




  • PT Dairi Prima Mineral (DPM): Proyek andalan non-emas dengan kadar seng rata-rata di atas 10%, yang diklaim sebagai kadar seng tertinggi ketiga di dunia .





Strategi Pendanaan: Sindikasi Bank hingga Rights Issue





Untuk mewujudkan ambisi ekspansi ini, BRMS membutuhkan dana yang tidak sedikit. Perusahaan saat ini sedang dalam proses mencari pendanaan besar melalui sindikasi bank .





Dana yang berhasil dihimpun akan dialokasikan untuk:


Halaman:

Tags

Terkini