ragam

Hotel-Hotel di Bandung Pasang Target 'Gila-Gilaan' Meski 2025 Dibilang 'Tahun Hantu'

Jumat, 5 Desember 2025 | 06:51 WIB




"Dengan program kabaret yang menyenangkan ini, kami menyasar family. Orang tua bisa relaksasi, anak-anak terhibur, semua bahagia dalam satu tempat yang sama tanpa repot," pungkas Rani.






Konsep ini menjawab kebutuhan keluarga modern yang menginginkan quality time yang instagrammable namun tetap nyaman dan minim drama perencanaan.





Analisis: Mengapa Mereka Bisa Optimis di Tengah Awan Gelap?





Lantas, apa yang menjadi dasar keyakinan tinggi ini di tengah ramalan suram banyak analis?






  1. Pelepasan Dendam Berlibur: Pasca periode ketat, masyarakat perkotaan memiliki pent-up demand untuk liburan yang lebih kuat dari ketakutan akan resesi.




  2. Bandung sebagai 'Safe Haven': Destinasi yang dekat, terkenal, dan menawarkan variasi dari kuliner hingga wisata alam tetap menjadi pilihan paling aman dan populer.




  3. Kematangan Strategi Segmentasi: Kemampuan pelaku industri membelah pasar (MICE vs. Leisure) dan menyiapkan paket spesifik menunjukkan adaptasi yang cepat.





Prediksi Akhir Tahun: Penuh atau Pura-pura?





Dengan kombinasi antara strategi marketing yang kreatif, pemahaman pasar yang mendalam, dan momentum liburan yang hampir tak terkalahkan, target okupansi 'gila-gilaan' di atas 85% itu bukannya tidak mungkin. Ini adalah sebuah pertaruhan yang diambil dengan perhitungan.





Jadi, ketika tahun 2025 disebut sebagai 'tahun hantu' yang penuh ketidakpastian, sektor perhotelan Bandung justru seperti sedang mengadakan pesta di tengah kabut. Mereka mungkin saja tahu sesuatu—atau setidaknya, mereka memilih untuk menari terlebih dahulu sembari menunggu kabut itu berlalu.





Siap-siap saja jika ingin menginap di Bandung akhir tahun ini; pesan kamar dari sekarang sebelum terlambat dan hanya bisa menatap deretan hotel 'fully booked' dengan penuh penyesalan. (**)


Halaman:

Tags

Terkini