Kamis, 4 Juni 2026

Hotel-Hotel di Bandung Pasang Target 'Gila-Gilaan' Meski 2025 Dibilang 'Tahun Hantu'

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Jumat, 5 Desember 2025 | 06:51 WIB


[locusonline.co, BANDUNG] - Sementara banyak sektor meratapi tahun 2025 yang disebut "sulit diprediksi", pelaku industri perhotelan di Bandung justru sedang bersiap dengan senyum lebar dan target yang—maaf—nyaris ambisius. Menjelang puncak musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, optimisme itu tidak hanya sekadar wacana, tapi sudah diterjemahkan ke dalam angka okupansi yang mendekati penuh.





Rani Noviyanti, Director of Sales and Marketing Swiss Belresort Dago Heritage, dengan tenang mengakui paradoks ini. "Memang, memprediksi kondisi akhir tahun ini seperti mencoba meramal cuaca di Bandung; bisa mendung tiba-tiba cerah. Tapi fakta di lapangan, November kemarin bagus, dan Desember ini sejak awal kami genjot, angkanya sudah lumayan naik," ujarnya, Rabu (3/12/2025).





Strategi 'Belah Dua': Dari Rapat Bisnis ke Hura-Hura Keluarga





Kunci optimisme mereka ternyata terletak pada strategi segmentasi waktu yang jitu. Dua minggu pertama Desember diserahkan pada pasar MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang mendominasi. Namun, senjata utama justru baru akan diluncurkan pada dua minggu terakhir tahun.






"Kami sedang fokus mengejar market leisure, khususnya keluarga. Momentum peak season ini adalah saatnya mereka yang ingin liburan berkualitas," jelas Rani.






Target angka pun dicanangkan dengan nada yang tidak main-main. "Kalau okupansi harus lebih dari targetnya, harus lebih dari 85 persen ke atas. Itu suatu keharusan," tegasnya, menyitir pencapaian tahun sebelumnya yang pernah menyentuh level 90-an persen. Dalam industri yang sering mengeluh, target di atas 85% di masa 'tidak pasti' adalah sebuah pernyataan sikap yang blak-blakan.





Peta Wisatawan: Jaksel & Tangsel Mendominasi, Pasar Asia Mengejar





Lalu, siapa saja yang diharapkan memenuhi kamar-kamar hotel ini?






  • Domestik: Mayoritas masih didominasi oleh pasukan dari Jakarta dan Tangerang, baik untuk sekadar healing maupun meeting yang diselipkan di antara agenda liburan.




  • Mancanegara: Pasar tradisional seperti Singapura masih jadi andalan, merambah ke negara ASEAN lain, Timur Tengah, dan sebagian Eropa.




  • Target Baru: China dan Taiwan menjadi pasar potensial yang sedang dikejar, meski dengan catatan pola durasi menginap yang cenderung lebih singkat (sekitar satu malam).





Trik Marketing 'Gen Z': Liburan Keluarga dengan Sentuhan Kabaret 7 Keajaiban





Menghadapi pasar keluarga milenial dan Gen Z yang haus pengalaman, Swiss Belresort Dago Heritage merayakan ulang tahun ke-7 dengan konsep yang cerdas: "Travel to 7 Wonders". Ini bukan sekadar tema, tapi paket pengalaman yang dirancang untuk memuaskan dua generasi sekaligus.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X