ragam

Jalan-Jalan di Jabar Bakal Dirakit Ulang, Anggarannya Nyentuh Rp2,2 Triliun – Apa Saja yang Bakal Berubah?

Jumat, 5 Desember 2025 | 07:13 WIB


[locusonline.co, KOTA BANDUNG] - Getar alat berat dan debu proyek akan menjadi pemandangan umum di seantero Jawa Barat sepanjang 2025. Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar baru saja mengumumkan skema besar-besaran untuk membenahi infrastruktur transportasi provinsi dengan menyiapkan 361 paket pekerjaan konstruksi senilai total Rp2,287 triliun.





Angka ini bukan sekadar hitungan di atas kertas, melainkan komitmen konkret untuk mengubah wajah ribuan kilometer jalan dan ratusan jembatan di wilayah terpadat di Indonesia. Apakah jalan yang Anda lewati setiap hari termasuk dalam daftar "pasien" yang akan dioperasi tahun depan?





Rincian Paket: Dari "Pemeliharaan Rutin" Sampai "Operasi Besar"





Kepala DBMPR Jabar, Agung Wahyudi, membeberkan bahwa anggaran triliunan rupiah ini akan dialokasikan untuk berbagai tindakan, mulai dari "skincare" biasa hingga "bedah rekonstruksi" total.






"Fokus kami adalah menjaga performa jalan dan jembatan tetap mantap, sekaligus mempercepat penanganan pada ruas yang memerlukan intervensi rekonstruksi, rehabilitasi, maupun pemeliharaan berkala," tegas Agung di Bandung, Rabu (3/12/2025).






Berikut pembagian "kue" anggaran senilai Rp2,2 triliun tersebut:






  • Paket Pergeseran (139 Paket | Rp1,245 Triliun): Kelompok dengan nilai terbesar. Dana ini sebagian besar akan dihabiskan untuk rekonstruksi dan pelebaran jalan yang dianggap sudah tak lagi mampu menanggung beban arus lalu lintas.




  • Paket Perubahan (60 Paket | Rp348,672 Miliar): Diprioritaskan untuk penanganan darurat pada ruas jalan dan jembatan yang kondisinya memburuk dan memerlukan tindakan segera.




  • Paket Murni (105 Paket | Rp321,31 Miliar): Diarahkan untuk pekerjaan rutin seperti pemeliharaan berkala, rehabilitasi ringan, dan pembangunan pelengkap (rambu, marka, dll).




  • Belanja Tidak Terduga - BTT (57 Paket): Cadangan untuk respons cepat terhadap kebutuhan khusus atau kerusakan dadakan di lapangan.





Kondisi Eksisting: 86,44% Sudah "Mantap", Tapi Masih Ada yang "ICU"





Agung memaparkan data terkini sebagai dasar pekerjaan. Dari total 2.362,18 kilometer jalan provinsi, tingkat kemantapan (kondisi baik + sedang) pada Semester II 2024 telah mencapai 86,44%. Sementara dari 1.318 unit jembatan, sebanyak 1.123 unit dinyatakan dalam kondisi mantap.






"Meski kemantapan jalan sudah tinggi, kami tetap mempercepat penanganan ruas yang masuk kategori rusak ringan dan rusak berat agar pemerataan kualitas infrastruktur bisa dirasakan seluruh masyarakat," jelas Agung.


Halaman:

Tags

Terkini