Pengolahan Sampah Ditingkatkan, Armada Dikerahkan
Menghadapi peningkatan volume sampah, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung meningkatkan kapasitas pengolahan sampah. Saat ini, kemampuan pengolahan sampah di Kota Bandung mencapai sekitar 325 ton per hari melalui berbagai fasilitas yang tersedia.
Selain pengolahan, pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti juga masih relatif aman. Armada pengangkut sampah dikerahkan lebih intensif untuk memastikan tidak terjadi penumpukan sampah di jalan, kawasan wisata, maupun lingkungan permukiman.
Aksi Bersih-Bersih Jadi Simbol Kepedulian
Di sela-sela peningkatan beban kerja petugas kebersihan, Pemkot Bandung juga menggelar berbagai kegiatan simbolik untuk meningkatkan kesadaran publik. Salah satunya adalah Aksi Bebersih di Stadion Siliwangi yang digelar pada Minggu, 28 Desember 2025.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menyampaikan bahwa aksi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Pemerintah berharap kegiatan bersih-bersih dapat mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kebersihan kota bukan hanya tugas petugas, tetapi tanggung jawab bersama.
Nyaman Berlibur, Sampah Jangan Dititipkan
Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk menjaga kenyamanan selama masa libur Nataru. Kota yang bersih menjadi faktor penting agar wisatawan merasa betah dan ingin kembali berkunjung.
“Kita berusaha agar warga dan wisatawan nyaman berlibur di Kota Bandung,” ujar Darto. Namun di sisi lain, pemerintah juga mengimbau agar wisatawan tidak “meninggalkan kenangan” berupa tumpukan sampah di setiap sudut kota.
Sampah Jadi Isu Serius Pemkot Bandung
Persoalan sampah tidak lagi dipandang sebagai isu biasa oleh Pemkot Bandung. Dalam beberapa tahun terakhir, pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama kebijakan daerah karena dampaknya yang luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Lonjakan produksi sampah saat Nataru mempertegas perlunya sistem pengelolaan yang lebih kuat. Tanpa dukungan anggaran dan infrastruktur yang memadai, risiko gangguan layanan kebersihan semakin sulit dihindari.