“Saya masih belum tahu kepastian apakah semua provider sudah mendapat rekomendasi dari semua instansi. Yang saya dengar baru mendapat rekomendasi dari salah satu bidang pada dinas tertentu,” tandasnya.
Ridwan pun mengaku akan segera melayangkan surat ke Dinas Perijinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT) Kabupaten Garut guna memperoleh data yang lebih akurat. Selain itu, pihaknya pun akan segera mendata secara sukarela, khususnya di wilayah perkotaan berapa jumlah tiang yang sudah dipasang.
“Kami akan melakukan pendataan secara mandiri. Selanjutnya kami ingin tahu, mana saja tiang legal dan mana yang ilegal. Saya berharap semuanya legal, sehingga bisa memberikan tambahan untuk PAD Kabupaten Garut,” imbuhnya.
Ridwan menambahkan, kemungkinan apa yang ia pikirkan akan sama dengan pemikiran pihak lainnya. Dikatakannya, jika melihat tiang-tiang yang berjejer serta kabel listrik dan internet di sepanjang jalan Kabupaten Garut terbersit pertanyaan kenapa banyak banget kabel? apakah berbahaya? apakah sudah berijin? siapa yang memasangnya? apakah ada PAD (Pendapatan Asli Daerah) untuk Garut, siapa saja penerima manfaatnya.
“Saat ini kita semua, khususnya masyarakat di perkotaan akan sangat membutuhkan layanan telekomunikasi, saah satunya sarana dan prasarana internet. Namun, sebagai akademisi, saya tentu akan mempertanyakan tentang regulasi dan manfaat bagi masyarakat luas, salah satunya tentang PAD untuk Garut,” ujar Ridwan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Satria Budi mengatakan, terdapat sejumlah pemasangan tiang dan kabel internet yang tidak memperhatikan estetika, karena kabelnya melintang tak beraturan.
“Saya sudah melaporkan beberapa pemasangan tiang dan kabel internet kepada Satpol PP untuk segera di tindaklanjuti. Salah satu temuan yang saya alami langsung di wilayah Kecamatan Leles,” tandasnya.
Ketika ditanya tentang nama-nama perusahaan yang diduga melakukan pemasanga tanpa memperhatikan ketertiban dan estetika, Satria Budi mengaku belum tahu. Namun yang pasti, nama-nama provider yang ada di Garut katanya ada di Diskominfo Garut.