[Locusonline.co] Ibadah dan aktivitas masyarakat di hari Minggu ini dipayungi langit mendung dan hujan yang diperkirakan turun di seluruh wilayah DKI Jakarta sejak dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di ibu kota akan didominasi oleh hujan ringan yang dapat disertai petir, dengan kondisi serupa berpotensi bertahan hingga malam hari.
Meski intensitas hujan diprediksi tidak setinggi hari sebelumnya, yang sempat memicu genangan di sejumlah titik, imbauan kewaspadaan tetap dikeluarkan. BMKG secara khusus menyoroti potensi hujan yang disertai kilat atau petir, terutama menjelang siang dan sore hari.
Cuaca Per Wilayah Waktu dan Imbauan Keselamatan
Berikut adalah prediksi detail kondisi cuaca di Jakarta pada Minggu, 18 Januari 2026, berdasarkan rilis BMKG yang dilansir berbagai media:
- Pagi Hari: Hujan ringan berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 23–26°C. Masyarakat diimbau untuk mulai waspada karena potensi hujan disertai petir dapat muncul sejak pagi menjelang siang.
- Siang Hari: Kondisi hujan ringan diprakirakan masih berlangsung di hampir semua kawasan. Suhu udara akan sedikit meningkat hingga 26–27°C.
- Sore Hari: Cuaca tetap didominasi hujan ringan, dengan kondisi langit yang diselingi awan tebal. Suhu udara mulai mengalami penurunan, berkisar antara 25–26°C.
- Malam Hari: Sebagian besar wilayah Jakarta diperkirakan masih akan berawan tebal hingga diguyur hujan ringan. Suhu udara malam diprakirakan turun hingga 24–25°C.
Dalam setiap kesempatan, BMKG mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas di luar ruangan. Imbauan ini mencakup antisipasi terhadap kemungkinan angin kencang sesaat yang dapat menyertai hujan petir.
Faktor Pemicu Cuaca: Pengaruh Siklon Tropis di Sekitar Indonesia
Kondisi cuaca di Jakarta saat ini tidak terlepas dari dinamika atmosfer berskala regional. Menurut BMKG, ada dua sistem tekanan rendah yang sedang aktif dan memengaruhi pola cuaca, meski keduanya bergerak menjauhi wilayah Indonesia.
Siklon Tropis Nokaen di Laut Filipina utara Sulawesi dan Bibit Siklon Tropis 96S di Samudra Hindia selatan Jawa memicu peningkatan kecepatan angin serta membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi). Interaksi ini mendukung pembentukan awan-awan hujan yang masif, termasuk di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Oleh karena itu, meski prakiraan untuk hari ini didominasi hujan ringan, situasi atmosfer yang dinamis tetap menuntut perhatian.