Peta Potensi Hujan: Tidak Merata di Seluruh Jabodetabek
Prakiraan akumulasi curah hujan 24 jam yang dirilis BMKG untuk periode 18-19 Januari 2026 menunjukkan variasi intensitas di kawasan Jabodetabek. Jika wilayah DKI Jakarta secara umum diprediksi diguyur hujan ringan, analisis spasial BMKG menunjukkan potensi hujan dengan intensitas yang berbeda-beda:
| Wilayah | Prakiraan Intensitas Hujan (Periode 18-19 Jan) |
|---|---|
| Jakarta Selatan & Timur | Lebat (50-100 mm/hari) |
| Jakarta Pusat, Barat, Utara & Kep. Seribu | Sedang (20-50 mm/hari) |
| Kota Bekasi, Depok, Tangerang & Tangsel | Lebat (50-100 mm/hari) |
Klasifikasi ini menguatkan imbauan agar warga di wilayah-wilayah berpotensi hujan lebat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko genangan air dan gangguan lalu lintas akibat durasi hujan yang cukup panjang.
Apa yang Perlu Dilakukan Masyarakat?
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk:
- Selalu membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruang.
- Menghindari berlindung di bawah pohon atau papan reklame saat hujan petir terjadi.
- Berhati-hati saat berkendara karena kondisi jalan yang licin dan potensi genangan.
- Mengikuti informasi perkembangan cuaca terkini dari kanal resmi BMKG, seperti website bmkg.go.id dan aplikasi InfoBMKG.
Dengan kewaspadaan dan persiapan yang memadai, berbagai aktivitas di penghujung pekan ini diharapkan dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman. (**)