[Locusonline.co] — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Barat merintis sinergi strategis untuk membangun ekosistem penyiaran lokal yang lebih kuat dan merata. Dalam pertemuan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, kedua pihak membahas dua agenda utama: pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) dan upaya percepatan penuntasan wilayah tanpa sinyal atau blank spot di Kabupaten Garut.
Pertemuan yang dihadiri langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin dan Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet ini menandai komitmen bersama untuk menjadikan akses informasi yang berkualitas sebagai pilar pembangunan daerah.
LPPL: Mewujudkan Penyiaran Publik yang Berakar dari Lokal
Salah satu fokus utama pertemuan adalah mendorong realisasi pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) di Kabupaten Garut. Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet, menegaskan pentingnya kehadiran LPPL sebagai media yang sepenuhnya berorientasi pada kepentingan publik, berbeda dengan stasiun swasta yang berorientasi komersial.
"Tentunya mendorong bagaimana caranya Kabupaten Garut memiliki LPPL, sehingga bisa mencoba mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 32 (tentang Penyiaran) dan Pedoman Perilaku Penyiaran serta Standar Program Siaran (P3SPS) untuk konten-konten yang kemudian diproduksi," jelas Adiyana.
LPPL diharapkan dapat menjadi corong utama untuk konten-konten yang mendidik, memberdayakan, dan mengangkat kearifan lokal Garut. Dengan keberadaan LPPL, informasi program pemerintah, promosi budaya dan pariwisata, serta siaran yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat dapat disebarluaskan secara lebih sistematis dan bertanggung jawab.
Bupati Syakur menyambut baik aspirasi ini dan berkomitmen untuk menindaklanjuti secara hukum. "Kami akan komunikasikan pada bagian hukum terkait dengan kebutuhan adanya KPID di Kabupaten Garut," ujarnya, merujuk pada pentingnya payung hukum yang kuat, seperti Peraturan Daerah (Perda), untuk mendukung eksistensi lembaga penyiaran yang berkelanjutan.
Perang Melawan Blank Spot: Komitmen untuk Konektivitas yang Merata
Selain konten, pertemuan ini juga menyoroti persoalan mendasar dalam penyebaran informasi: infrastruktur. Bupati Syakur secara khusus menekankan komitmennya untuk terus mengurangi wilayah blank spot, baik untuk siaran televisi terestrial maupun akses internet.