Kamis, 4 Juni 2026

Garut Siapkan LPPL, Akses Informasi Publik Jadi Prioritas

Photo Author
Makmur Suradi, Locusonline.co
- Kamis, 29 Januari 2026 | 07:47 WIB



"Nah ini menjadi tugas kita semua. Dan kami dalam waktu dekat akan mengirim surat ke Komdigi (Kementerian Komunikasi dan Informatika) untuk mengupayakan Garut agar blank spot semakin berkurang. Hal ini semata-mata untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah dan kualitas kehidupan masyarakat," tegas Bupati Syakur.





Komitmen ini sejalan dengan kebutuhan di era digital, di mana akses informasi telah menjadi kebutuhan dasar. Penuntasan blank spot tidak hanya akan memperluas jangkauan siaran LPPL kelak, tetapi juga mendukung program e-governance, pendidikan jarak jauh, dan pengembangan ekonomi digital di daerah pelosok.





Strategi dan Langkah Konkret Ke Depan





Dari pertemuan ini, terpetakan beberapa langkah strategis yang akan ditempuh Pemkab Garut bersama KPID Jabar:






  1. Penyusunan Payung Hukum: Pemkab Garut akan mengkaji dan menyiapkan regulasi daerah (Perda) yang diperlukan untuk pembentukan dan pengoperasian LPPL serta penguatan kelembagaan penyiaran di tingkat kabupaten.




  2. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat: Pemkab akan segera mengirim surat resmi kepada Kementerian Kominfo untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan penyiaran guna mengurangi blank spot di Garut.




  3. Sinergi dengan Diskominfo: Keberadaan LPPL dan program penyiaran publik akan disinergikan dengan tugas dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, menciptakan ekosistem informasi yang komprehensif.




  4. Peningkatan Kapasitas dan Apresiasi: KPID Jabar berencana menyelenggarakan Anugerah Penyiaran untuk wilayah Priangan Timur, termasuk Garut. Ajang ini bertujuan memotivasi lembaga penyiaran lokal untuk menghasilkan karya berkualitas sekaligus menjadi wahana edukasi bagi para pelaku industri.





Langkah Pemkab Garut dan KPID Jabar ini mencerminkan pemahaman yang matang tentang peran strategis informasi dalam pembangunan. LPPL akan menjadi instrumen kultural untuk membangun narasi dan identitas lokal, sementara penuntasan blank spot adalah prasyarat teknis untuk pemerataan akses dan keadilan informasi.





Dengan kedua pilar ini—konten lokal yang unggul dan infrastruktur yang merata—Garut sedang membangun fondasi untuk masyarakat yang tidak hanya terhubung secara digital, tetapi juga teredukasi, terkonsolidasi secara sosial, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan wawasan yang lebih luas. Sinergi antara pemerintah daerah dan regulator penyiaran ini berpotensi menjadikan Garut sebagai contoh dalam pengelolaan media dan informasi publik yang berorientasi pada kepentingan rakyat. (**/SM)


Halaman:

Editor: Makmur Suradi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X