ragam

7.119 Kasus Perceraian di 2025, Farhan Tekankan Ketahanan Keluarga dan Integritas

Selasa, 10 Februari 2026 | 10:13 WIB


[Locusonline.co] Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyoroti angka perceraian yang masih tinggi di kota tersebut sebagai ancaman terhadap ketahanan sosial. Dalam Apel Mulai Bekerja, Senin (9/2), Farhan mengutip data Kementerian Agama yang menyebutkan 7.119 kasus perceraian tercatat di Kota Bandung sepanjang tahun 2025.





Meskipun angkanya turun sekitar 100 kasus dari tahun sebelumnya, Farhan menegaskan bahwa jumlah tersebut masih sangat mengkhawatirkan. "Angka 7.119 kasus perceraian di tahun 2025… masih menunjukkan angka yang tinggi," ujarnya.





Ketahanan Keluarga: Fondasi yang Retak di Tengah Dinamika Sosial





Farhan menempatkan keluarga sebagai unit dasar yang menentukan kesehatan sosial sebuah kota. Tingginya angka perceraian, menurutnya, bukan hanya persoalan statistik, tetapi gejala retaknya fondasi sosial yang dapat berdampak luas pada masalah lain, seperti kesejahteraan anak, kemiskinan, dan ketidakstabilan komunitas.





"Saya tidak bisa menyangkal bahwa dalam mengelola rumah tangga kita selalu ada tantangan," akunya. Namun, ia menekankan bahwa tantangan itu harus dihadapi dengan komitmen dan komunikasi, bukan dengan putus hubungan. "Pelajarilah karakteristik setiap keluarga… selesaikan semua masalah," ajaknya, seraya berharap angka perceraian pada 2026 bisa turun.





Integritas Sebagai Kunci: Dari Ruang Pribadi hingga Pelayanan Publik





Poin paling menarik dari pernyataan Farhan adalah keterkaitan yang ia buat antara integritas dalam kehidupan keluarga dan integritas dalam pelayanan publik. Ia menekankan kata "integritas" hingga tiga kali dalam satu kalimat.





"Satu, integritas. Saya ulang ya, integritas. Sekali lagi, ini integritas. Jaga, karena jabatan adalah amanah," tegasnya dengan nada serius.





Pernyataan ini memiliki dua lapisan makna:


Halaman:

Tags

Terkini