Kamis, 4 Juni 2026

7.119 Kasus Perceraian di 2025, Farhan Tekankan Ketahanan Keluarga dan Integritas

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Selasa, 10 Februari 2026 | 10:13 WIB




  1. Lapisan Personal: Integritas dalam berumah tangga—berupa kesetiaan, kejujuran, dan pemenuhan komitmen—adalah fondasi untuk membangun keluarga yang kuat.




  2. Lapisan Publik: Integritas yang sama harus diterapkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas. Seorang pejabat yang tidak dapat menjaga komitmen dan kepercayaan dalam keluarganya sendiri, secara implisit dipertanyakan kemampuannya menjaga amanah publik.





Dengan menghubungkan kedua hal ini, Farhan mengangkat isu perceraian dari ranah privat murni menjadi isu tata kelola dan kepemimpinan sosial yang lebih luas.





Membaca Angka Perceraian di Balik Pertumbuhan Ekonomi





Sorotan Farhan tentang perceraian muncul bersamaan dengan pengumumannya tentang pertumbuhan ekonomi Bandung yang mencapai 5,3%. Kontras ini mengungkap sebuah paradoks pembangunan urban: pertumbuhan ekonomi tidak otomatis menghasilkan ketahanan sosial.





Faktanya, tekanan ekonomi, gaya hidup urban yang individualistik, dan kesenjangan (yang juga diakui Farhan sedang meningkat) sering kali menjadi pemicu konflik rumah tangga. Dengan demikian, upaya menekan angka perceraian harus menjadi bagian dari strategi pembangunan kota yang holistik, tidak terpisah dari upaya mengatasi kesenjangan dan tekanan hidup warga.





Komitmen Pemkot: Dari Edukasi Pranikah hingga Pembinaan Berkelanjutan





Farhan menyatakan komitmen Pemkot Bandung untuk mendorong program yang lebih proaktif, seperti:






  • Edukasi dan Bimbingan Pranikah yang lebih substantif, tidak hanya administratif.




  • Program Pembinaan Keluarga berkelanjutan yang dapat diakses masyarakat.




  • Penguatan Lembaga Mediasi dan Konseling keluarga yang terjangkau.





Langkah-langkah ini penting untuk bergerak dari sekadar menyoroti masalah ke memberikan solusi dan dukungan sistemik bagi pasangan yang menghadapi kesulitan.





Keluarga Sebagai Cermin Kota





Dengan menyoroti isu perceraian, Farhan mengirimkan pesan yang dalam: ketahanan sebuah kota dimulai dari ketahanan setiap unit keluarganya. Kota tidak dapat disebut makmur hanya berdasarkan angka PDRB jika ribuan keluarganya berantakan.





Seruan untuk integritas—baik di rumah maupun di kantor—adalah upaya untuk membangun modal sosial dan moral yang menjadi perekat masyarakat di tengah perubahan yang cepat. Tantangan terbesarnya adalah menerjemahkan komitmen moral ini menjadi kebijakan dan program yang efektif, serta mengubah norma sosial yang mungkin mulai menganggap perceraian sebagai solusi cepat tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjangnya yang luas. (**)


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X