ragam

Wings Air Buka Rute Harian Bandung–Yogyakarta, Sinyal Kebangkitan Bandara Husein

Kamis, 12 Februari 2026 | 06:49 WIB


[Locusonline.co] Bandung – Sebuah pesawat Wings Air berkapasitas 22 penumpang lepas landas dari landasan pacu Bandara Husein Sastranegara, Rabu pagi (11/2), menuju Yogyakarta International Airport (YIA). Penerbangan perdana rute Bandung–Yogyakarta ini menjadi titik terang baru bagi kebangkitan bandara kebanggaan warga Kota Bandung yang selama bertahun-tahun nyaris mati suri.





Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut dan memastikan bahwa penerbangan ini akan berlangsung setiap hari. Langkah ini diharapkan menjadi awal dari pemulihan konektivitas udara Bandung yang lebih luas.





"Alhamdulillah, kita menyaksikan bersama penerbangan yang sangat lancar membawa 22 penumpang dari Bandung ke YIA. Penerbangan ini akan berlangsung setiap hari. Mudah-mudahan ini menjadi lanjutan dari kemampuan kita menangkap permintaan masyarakat yang makin tinggi untuk terbang dari Husein Sastranegara ke berbagai tujuan di Indonesia," ujar Farhan penuh optimisme.





Dari 3,8 Juta ke 4.000: Pekerjaan Rumah yang Besar





Farhan tidak menutup mata pada realitas pahit yang harus dihadapi. Ia mengungkapkan data yang menjadi pengingat sekaligus target:





TahunJumlah Penumpang/TahunKeterangan
2019 (Prapandemi)3,8 jutaTermasuk 800 ribu penumpang internasional.
2025±48.000 (4.000/bulan)Turun drastis hingga 98,7% dari masa kejayaan.




"Potensi sebesar itu harus kita kembalikan. Saat ini, jumlah penumpang per bulan pada 2025 kemarin masih sekitar 4.000 orang. Artinya, kita masih punya pekerjaan besar untuk mengejar peningkatan signifikan," tegasnya.





Ekosistem Penerbangan: Kunci Membuka Gerbang Investasi





Yang membedakan pendekatan Pemkot Bandung kali ini adalah kesadaran bahwa penerbangan tidak berdiri sendiri. Farhan menekankan pentingnya membangun kembali ekosistem penerbangan secara utuh, bukan sekadar membuka rute.





"Tugas kami adalah menghidupkan dan menjaga ekosistem. Kalau ekosistemnya hidup, investor swasta akan masuk. Ketika itu terjadi, kami berharap pemerintah pusat dan provinsi bisa menangkap peluang ini bersama-sama," ujarnya.


Halaman:

Tags

Terkini