ragam

Merawat Tradisi di Usia ke-213, Garut Perkuat Jati Diri Budaya Sunda

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:58 WIB


[Locusonline.co] GARUT – Nuansa budaya Sunda begitu kental menyelimuti puncak peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-213 yang berlangsung di Lapangan Oto Iskandar Di Nata atau Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (18/2/2026). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam agenda tahunan yang mengusung tema "Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang" ini.





Upacara yang dihadiri Wakil Bupati Garut Putri Karlina, Forkopimda, Sekretaris Daerah Nurdin Yana, serta Bupati Garut ke-26 Rudy Gunawan ini berlangsung khidmat namun semarak dengan sentuhan tradisi. Ribuan mata tertuju pada atraksi budaya yang memadati area alun-alun kebanggaan warga Garut.





Mapag Papayung Agung dan 213 Penari Pembuka Kemeriahan





Sejak awal, upacara HJG ke-213 sudah menunjukkan wajah berbeda. Prosesi Mapag Papayung Agung mengawal jalannya upacara, diiringi alunan Seni Reog dan Angklung Buncis dari Gabungan Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Perpaduan bunyi dan gerak ini membawa atmosfer sakral sekaligus meriah.





Puncak kemeriahan visual hadir saat Tari Rampak Rayak-Rayak dibawakan secara kolosal oleh 213 penari. Jumlah ini dipilih sebagai simbol usia Kabupaten Garut yang genap 213 tahun. Gerakan gemulai yang kompak menjadi representasi harmoni dan semangat kolektif membangun daerah.





Lagu Daerah Mengalun, Semangat Garut Bergetar





Sepanjang upacara, telinga pengunjung dimanjakan oleh lagu-lagu bertema daerah yang membangkitkan semangat kebanggaan. Beberapa lagu yang ditampilkan:






  • "Garut Bangkit Garut Berprestasi" – ciptaan Asep Kosasih, dibawakan oleh Bale Seni Megasari




  • "Garut Jang Dunya" – oleh grup musik Pleasure Noise




  • "Garut Hebat" – oleh Berliana Nurfadilah Fitri dan Dafa Al Zackie Syahpoetra





Setiap nada dan syair seakan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkarya dan membawa Garut ke tingkat yang lebih tinggi.





Bupati: Bukan Sekadar Seremoni, Tapi Aktualisasi Visi "Garut Hebat dan Berkelanjutan"





Dalam sambutannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa esensi terdalam peringatan ini adalah rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang dirasakan warga Garut. Namun, ia juga mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.


Halaman:

Tags

Terkini