Beberapa inisiatif yang sedang digenjot:
- Penguatan program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) di tingkat rumah tangga
- Pengembangan bank sampah unit dan induk
- Edukasi masif kepada masyarakat tentang pentingnya memilah sampah dari sumber
- Kerja sama dengan pelaku usaha untuk pemanfaatan sampah daur ulang
Tantangan Banyak, Tapi Optimisme Tetap Membara
Di tengah berbagai tantangan—mulai dari infrastruktur jalan, tata kelola anggaran, hingga pengelolaan sampah—Farhan tetap optimistis. Ia menilai semua persoalan sedang dalam jalur perbaikan yang benar.
"Tantangan banyak, tapi alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Tinggal kita tingkatkan kualitas eksekusinya, " pungkasnya.
Anggaran Besar, Tanggung Jawab Lebih Besar
Lonjakan anggaran infrastruktur jalan menjadi Rp300 miliar adalah kabar baik bagi warga Bandung yang mendambakan jalan mulus dan layak. Namun, di balik itu, ada tanggung jawab moral dan hukum yang sangat besar. Publik akan mengawasi, KPK akan memantau, dan sejarah akan mencatat—apakah anggaran sebesar itu benar-benar menghasilkan infrastruktur berkualitas atau justru menjadi sumber masalah baru.
Dengan komitmen pada transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat, Kota Bandung bertekad membuktikan bahwa anggaran besar bisa dikelola dengan baik, untuk hasil yang maksimal. (**)