Pilar 3: Ketenagakerjaan dan Mobilitas Sosial
| Indikator | Target 2026 |
|---|---|
| Sertifikasi kompetensi | 5.000 orang per tahun |
| Tingkat penyerapan tenaga kerja | 92% |
| Perlindungan pekerja rentan | 100% |
Ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif diyakini mampu mempercepat mobilitas sosial vertikal warga Bandung. Dengan kata lain, warga dari desil bawah memiliki peluang lebih besar untuk naik kelas melalui akses pekerjaan yang layak dan perlindungan sosial yang memadai.
Dari Fondasi ke Dampak Nyata
"Satu tahun pertama adalah fase menata fondasi, dan satu tahun ke depan adalah fase penguatan dan perluasan dampak," tutur Farhan.
Tahun kedua kepemimpinan Bandung Utama kini diarahkan bukan hanya menjaga capaian, tetapi memastikan dampak pembangunan semakin terasa hingga tingkat RT dan RW. Bahwa pembangunan bukanlah proyek elitis yang hanya dinikmati segelintir orang, melainkan gerakan kolektif yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan data sebagai panglima, infrastruktur sebagai tulang punggung, pemberdayaan sebagai jantung, dan ketenagakerjaan sebagai nadi, Bandung optimistis melangkah ke tahun kedua dengan keyakinan: dari fondasi yang kokoh, akan lahir kota yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis. (**)