ragam

Harga Emas Antam Tembus Rp 3,13 Juta, Cetak Rekor Baru di Tengah Ketegangan Geopolitik

Senin, 2 Maret 2026 | 12:12 WIB




Vijay Valecha, kepala investasi Century Financial, menilai bahwa jika emas mampu bertahan di atas 5.450 hingga 5.500 dolar AS, maka hal itu menandakan pergeseran dari lindung nilai jangka pendek menuju strategi aset aman jangka panjang.





Dampak bagi Indonesia: Rupiah Tertekan, Inflasi Mengintai





Lonjakan harga emas dan minyak dunia akibat konflik Timur Tengah tidak hanya berdampak pada harga logam mulia. Indonesia sebagai net importir migas menghadapi risiko tekanan fiskal dan moneter yang signifikan:






  • Rupiah Tertekan: Arus modal asing cenderung keluar dari pasar negara berkembang, mendorong pelemahan rupiah.




  • Inflasi Imported: Kenaikan harga minyak akan mendongkrak biaya transportasi dan logistik, berisiko memicu inflasi.




  • APBN Terbebani: Subsidi energi membengkak, mempersempit ruang fiskal pemerintah.




  • Suku Bunga Sulit Turun: Bank Indonesia akan memprioritaskan stabilitas nilai tukar, sehingga ruang penurunan suku bunga menjadi terbatas.





Strategi Investasi di Tengah Gejolak





Bagi investor, lonjakan harga emas seperti saat ini menghadirkan dilema antara merealisasikan keuntungan atau menambah posisi. Beberapa strategi yang dapat dipertimbangkan:






  1. Take Profit Sebagian: Jika Anda telah membeli di level rendah, mengunci sebagian keuntungan bisa menjadi langkah bijak.




  2. Dollar Cost Averaging (DCA): Bagi investor jangka panjang, membeli secara bertahap di tengah volatilitas dapat meratakan harga beli.




  3. Pantau Level Kritis: Perhatikan pergerakan emas dunia di level US$ 5.600. Jika berhasil ditembus dan bertahan, potensi kenaikan lanjutan masih terbuka lebar.




  4. Diversifikasi: Jangan menaruh semua dana di satu aset. Kombinasikan emas dengan instrumen lain yang sesuai profil risiko.





Harga emas Antam mencetak rekor baru di Rp 3.135.000 per gram pada 2 Maret 2026, didorong oleh aksi buru aset safe haven akibat eskalasi konflik Timur Tengah. Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian juga mencatatkan kenaikan signifikan. Para analis memproyeksikan potensi kenaikan lanjutan jika level psikologis US$ 5.600 per troy ounce berhasil ditembus. Di sisi lain, Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan pada rupiah, APBN, dan inflasi sebagai dampak tidak langsung dari gejolak global ini. (**)






Halaman:

Tags

Terkini