Kehidupan Pasca-Jabatan dan Legasi
Setelah masa jabatannya berakhir, Try Sutrisno tidak benar-benar pensiun dari urusan bangsa. Ia aktif di berbagai organisasi, terutama:
- Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri)
- Berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan
Hingga usia senja, pandangan politiknya tetap tajam. Ia sering memberikan masukan kritis namun santun kepada pemerintahan yang sedang berjalan, terutama mengenai isu-isu:
- Kedaulatan bangsa
- Ideologi Pancasila
- Keutuhan NKRI
Penghargaan dan Tanda Jasa
Sepanjang pengabdiannya, Try Sutrisno menerima berbagai tanda jasa tertinggi, termasuk Bintang Republik Indonesia Adipradana dan berbagai bintang kehormatan lainnya dari dalam dan luar negeri.
Kehidupan Pribadi: Sosok Ayah yang Hangat
Di kehidupan pribadi, Try Sutrisno adalah sosok ayah yang hangat bagi ketujuh anaknya dari pernikahannya dengan Tuti Sutiawati. Nilai-nilai kejujuran dan kesederhanaan ditanamkan dengan kuat dalam keluarganya.
Ia adalah bukti nyata bahwa kekuasaan tidak harus mengubah karakter seseorang menjadi angkuh. Kesederhanaannya menjadi teladan bagi banyak orang.
Kutipan Terkenal
Salah satu kutipan terkenal beliau yang sering diingat adalah:
"Pengabdian kepada bangsa tidak mengenal batas waktu dan jabatan. Selama napas masih dikandung badan, kita adalah prajurit bagi tanah air ini."