Sejumlah anggota DPR juga ramai-ramai mengutuk tindakan kekerasan ini. Wakil Ketua Komisi XIII DPR, Andreas Hugo Pareira, menilai tindakan ini sebagai upaya pembungkaman suara-suara kritis masyarakat, khususnya pembela HAM. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKB, Abdullah, menegaskan bahwa serangan terhadap Andrie Yunus tidak hanya mengancam keselamatan pribadi korban, tetapi juga dapat dimaknai sebagai teror terhadap ruang demokrasi dan kebebasan sipil .
Komitmen Kapolda Metro Jaya
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, memastikan bahwa jajarannya terus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini. Ia meminta masyarakat untuk mendoakan agar kasus ini bisa segera terungkap .
"Anggota saya masih bekerja, bekerja keras. Doakan saja bisa terungkap dengan cepat ya," ujar Asep saat ditemui di Jakarta, Sabtu (14/3/2026) .
Rangkuman Fakta Penting
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Korban | Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS |
| Peristiwa | Penyiraman air keras oleh dua orang tak dikenal |
| Waktu & Lokasi | Kamis, 12 Maret 2026, pukul 23.30 WIB, Salemba, Jakarta Pusat |
| Kondisi Korban | Luka bakar 24% di tangan, wajah, dada, dan mata |
| Perintah Presiden | Usut tuntas, profesional, transparan |
| Metode Penyidikan | Scientific Crime Investigation (forensik, digital, DNA) |
| Langkah Polri | Posko pengaduan, perlindungan saksi, analisis CCTV, pemeriksaan saksi |
| Target Pengungkapan | Pelaku lapangan dan aktor intelektual |
Harapan Publik
Dengan perintah langsung dari Presiden dan komitmen Kapolri untuk mengusut tuntas secara profesional dan transparan, publik berharap kasus penyerangan brutal ini dapat segera terungkap. Langkah pembukaan posko pengaduan dan jaminan perlindungan bagi saksi diharapkan dapat mendorong masyarakat yang memiliki informasi untuk berani bersuara.
Kapolri menegaskan bahwa perkembangan penyelidikan akan diinformasikan secara rutin kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas . Semua mata kini tertuju pada Polri untuk membuktikan bahwa negara hadir melindungi setiap warga negaranya dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Video Penyerangan dengan Air Keras
Video Detik-detik penyerangan dengan air keras yang dialami Andrie Yunus, aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)