ragam

Menperin: Industri Busana Muslim Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Tren Dunia

Selasa, 17 Maret 2026 | 14:14 WIB


[Locusonline.co] JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) optimistis sektor busana muslim (modest fashion) memiliki peluang pasar global yang sangat terbuka lebar. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, meyakini industri ini akan membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk menjadi produsen sekaligus pusat tren busana muslim dunia.






"Hal ini menunjukkan bahwa industri modest fashion memiliki prospek pasar yang sangat besar. Industri ini harus terus berkembang agar membuka peluang strategis bagi Indonesia sebagai produsen sekaligus pusat tren modest fashion dunia," ujar Agus di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026 .






Pertumbuhan Pasar Global yang Fantastis





Agus menjelaskan, pertumbuhan konsumsi produk fesyen muslim dunia terus meningkat pesat hingga mencapai angka fantastis setiap tahunnya. Hal ini merujuk pada laporan State of Global Islamic Economy Report (SGIER) 2024/2025 yang memproyeksikan pasar ini akan terus menguat .





Data dari laporan tersebut menunjukkan bahwa pasar modest fashion global terus tumbuh signifikan, dan Indonesia berada di posisi yang sangat strategis untuk mengambil manfaat dari pertumbuhan ini.





Indonesia Peringkat Satu Ekosistem Modest Fashion Dunia





-




Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, mengungkapkan capaian membanggakan. Berdasarkan SGIER 2024/2025, Indonesia berhasil menduduki peringkat pertama dunia dalam ekosistem lokal yang mendukung perkembangan industri modest fashion .






"Indonesia berpotensi menjadi salah satu pemain utama dalam industri modest fashion global. Sektor ini juga merupakan industri padat karya yang melibatkan banyak tenaga kerja," ujar Reni .






Pencapaian peringkat pertama ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang kuat, mulai dari ketersediaan bahan baku, jumlah desainer dan pelaku usaha, hingga dukungan pasar domestik yang besar.


Halaman:

Tags

Terkini