Kamis, 4 Juni 2026

Menperin: Industri Busana Muslim Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Tren Dunia

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Selasa, 17 Maret 2026 | 14:14 WIB



Sertifikasi Halal: Nilai Tambah dan Daya Saing





Pemerintah juga tengah memberlakukan kewajiban sertifikasi halal pada produk barang gunaan, termasuk fesyen, yang akan berlaku efektif mulai Oktober 2026 . Kebijakan ini dinilai akan menjadi game-changer bagi produk modest fashion Indonesia.






"Kebijakan ini memberikan jaminan kualitas, keamanan, serta kepercayaan konsumen. Selain itu, kebijakan ini juga menciptakan nilai tambah bagi produk modest fashion Indonesia di pasar global," ucap Reni .






Dengan sertifikasi halal, produk Indonesia tidak hanya bersaing dari segi desain dan harga, tetapi juga memiliki legitimasi kehalalan yang diakui, yang menjadi nilai jual utama di pasar muslim global.





Ramadan: Momentum Penggerak Ekonomi Kreatif





Direktur IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan, Budi Setiawan, menambahkan bahwa bulan suci Ramadan menjadi momentum penting bagi penggerak ekonomi kreatif nasional. Berbagai perhelatan mode yang digelar selama Ramadan diharapkan mampu menjadi wadah ekspresi kreatif bagi seluruh desainer lokal sekaligus mendorong konsumsi. (**)





Rangkuman Potensi Industri Modest Fashion Indonesia





AspekKeterangan
Peringkat Dunia (Ekosistem)1 (SGIER 2024/2025)
Karakteristik IndustriPadat karya, melibatkan banyak tenaga kerja.
Kebijakan PendukungSertifikasi halal produk fesyen wajib (Oktober 2026).
Dampak Sertifikasi HalalNilai tambah, jaminan kualitas, kepercayaan konsumen, daya saing global.
Momentum StrategisRamadan sebagai penggerak ekonomi kreatif dan ekspresi desainer lokal.
Target Jangka PanjangMenjadi produsen dan pusat tren modest fashion dunia.

Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X