Sertifikasi Halal: Nilai Tambah dan Daya Saing
Pemerintah juga tengah memberlakukan kewajiban sertifikasi halal pada produk barang gunaan, termasuk fesyen, yang akan berlaku efektif mulai Oktober 2026 . Kebijakan ini dinilai akan menjadi game-changer bagi produk modest fashion Indonesia.
"Kebijakan ini memberikan jaminan kualitas, keamanan, serta kepercayaan konsumen. Selain itu, kebijakan ini juga menciptakan nilai tambah bagi produk modest fashion Indonesia di pasar global," ucap Reni .
Dengan sertifikasi halal, produk Indonesia tidak hanya bersaing dari segi desain dan harga, tetapi juga memiliki legitimasi kehalalan yang diakui, yang menjadi nilai jual utama di pasar muslim global.
Ramadan: Momentum Penggerak Ekonomi Kreatif
Direktur IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan, Budi Setiawan, menambahkan bahwa bulan suci Ramadan menjadi momentum penting bagi penggerak ekonomi kreatif nasional. Berbagai perhelatan mode yang digelar selama Ramadan diharapkan mampu menjadi wadah ekspresi kreatif bagi seluruh desainer lokal sekaligus mendorong konsumsi. (**)
Rangkuman Potensi Industri Modest Fashion Indonesia
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Peringkat Dunia (Ekosistem) | 1 (SGIER 2024/2025) |
| Karakteristik Industri | Padat karya, melibatkan banyak tenaga kerja. |
| Kebijakan Pendukung | Sertifikasi halal produk fesyen wajib (Oktober 2026). |
| Dampak Sertifikasi Halal | Nilai tambah, jaminan kualitas, kepercayaan konsumen, daya saing global. |
| Momentum Strategis | Ramadan sebagai penggerak ekonomi kreatif dan ekspresi desainer lokal. |
| Target Jangka Panjang | Menjadi produsen dan pusat tren modest fashion dunia. |