ragam

Manisnya Mudik Lebaran 2026: Cerita Burayot dan Dodol Garut yang Tak Pernah Tergantikan

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:14 WIB



Mudik 2026: Jutaan Kendaraan, Ribuan Cerita





Musim mudik Lebaran 2026 tahun ini terasa sangat istimewa. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026, dengan jutaan kendaraan memadati jalur utama Bandung-Garut-Tasikmalaya . Data dari Posko Nagreg mencatat bahwa pada H-5 Lebaran atau 16 Maret 2026, setidaknya 21.610 kendaraan telah melintas dari arah Bandung menuju Garut dan Priangan Timur . Angka ini jauh melonjak dibandingkan hari-hari biasa, menandakan tingginya animo masyarakat untuk pulang kampung.





Kepala Dishub Kabupaten Garut, Satria Budi, memprediksi peningkatan arus kendaraan akan terjadi dalam dua gelombang utama. Gelombang pertama dimulai pada 13 Maret 2026, bertepatan dengan dimulainya libur Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sementara puncaknya akan terjadi pada 18-19 Maret 2026 menjelang hari raya .





Untuk mengantisipasi kepadatan, Pemerintah Kabupaten Garut telah menyiapkan berbagai fasilitas. Posko Terpadu didirikan di empat titik utama: Pameungpeuk, Cisewu, Garut Kota, dan Malangbong . Selain itu, kantor desa dan sekolah di sepanjang jalur mudik juga disulap menjadi rest area darurat bagi pemudik yang kelelahan .





Kepedulian terhadap pemudik juga datang dari berbagai elemen masyarakat. Organisasi masyarakat GRIB Jaya mendirikan posko mudik di Kecamatan Limbangan, tepat di jalur nasional yang setiap tahunnya dilintasi ribuan kendaraan. Di posko ini, para pemudik dapat beristirahat, menikmati takjil gratis, bahkan mendapatkan layanan servis ringan jika kendaraan mengalami kendala .





Berburu Oleh-Oleh di Tengah Kemeriahan Mudik





Momen mudik Lebaran juga menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang oleh-oleh. Sepanjang jalur utama Tarogong-Kadungora, puluhan toko oleh-oleh berjejer menawarkan berbagai produk khas Garut . Primarasa Garut di Jalan Ciledug, SBR 3 di kawasan Tarogong, serta Mitra Oleh-Oleh Garut menjadi destinasi favorit para pemudik untuk berbelanja buah tangan .





Bagi yang mencari inovasi modern, Chocodot atau cokelat isi dodol menjadi primadona baru. Dengan varian rasa unik seperti pedas, kopi, hingga "cokelat obat stres", produk ini sangat digemari oleh generasi muda . Sementara itu, para penggemar kopi dapat membawa pulang Kopi Garut yang telah dikenal hingga pasar internasional karena cita rasanya yang kaya dan aroma harumnya yang kuat .





Lebaran 2026: Kembali Pulang, Kembali ke Rasa





Lebaran di Garut bukan hanya tentang mudik dan kumpul keluarga, tetapi juga tentang kembali ke rasa. Setelah setahun merantau di kota besar, menyantap Burayot yang manis dan Dodol yang legit adalah cara sederhana untuk mengobati kerinduan akan kampung halaman.





Burayot mengajarkan bahwa hal-hal sederhana bisa menjadi sangat berharga. Bentuknya yang bergelantungan mengingatkan kita pada masa kecil ketika camilan ini dengan bangga dibawa pulang oleh orang tua. Dodol Garut, di sisi lain, adalah simbol keteguhan dan kesabaran—seperti proses pembuatannya yang butuh waktu lama, namun hasilnya begitu memuaskan.

Halaman:

Tags

Terkini