ragam

Sampah Bandung 2026 Tembus 1.800 Ton per Hari, 600 Ton Tak Terangkut

Kamis, 26 Maret 2026 | 09:09 WIB


[Locusonline.co] BANDUNG – Meskipun jalur dan jadwal pengangkutan sampah telah kembali normal, volume sampah di Kota Bandung justru melonjak drastis. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengakui bahwa peningkatan timbulan sampah baru menyebabkan penumpukan harian masih terjadi, terutama setelah libur Lebaran yang memicu lonjakan konsumsi warga.





Dalam kondisi normal, Kota Bandung menghasilkan sekitar 1.500 ton sampah per hari. Namun, sejak H-1 hingga H+4 Lebaran, volume tersebut meningkat sekitar 20 persen menjadi 1.800 ton per hari.





"Akibatnya, meskipun pagi hari sampah diangkut, pada sore harinya sudah kembali menumpuk. Besok paginya muncul lagi tumpukan baru dengan jumlah yang hampir sama," ujar Farhan di Terminal Leuwipanjang, Rabu (25/3/2026).





500–600 Ton Sampah Tak Terangkut Setiap Hari





Kondisi ini membuat pengurangan tumpukan sampah tidak signifikan. Dari total sekitar 980 ton yang dapat diangkut setiap hari, masih tersisa 500 hingga 600 ton yang harus ditangani melalui berbagai metode pengolahan. Angka fantastis ini menjadi alarm serius bagi sistem pengelolaan sampah kota.





TPS Ilegal Jadi Musuh Bersama





Farhan menyoroti maraknya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal yang memperparah kondisi penumpukan. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 60 titik TPS ilegal tersebar di berbagai wilayah Kota Bandung.





"TPS ilegal ini tidak bisa dibiarkan. Itu adalah bentuk pelanggaran hukum dan pencemaran lingkungan. Kami tidak akan mentoleransi, " tegasnya.





Pemkot Bandung kini berpatroli 24 jam untuk mengidentifikasi, mengangkut, sekaligus menutup TPS ilegal. Pihaknya juga menelusuri pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan sampah di lokasi tersebut.


Halaman:

Tags

Terkini