"Masalah teknis sedang kita berdiskusi apakah premi itu ditanggung oleh pemerintah, memberikan subsidi. Atau itu dicampur dalam program pemberian fasilitas rumah rakyat," kata Ogi.
Mengapa Asuransi Penting?
Ogi menjelaskan bahwa pembiayaan perumahan memiliki tenor panjang, bahkan bisa mencapai lebih dari 15 hingga 20 tahun. Karena itu, diperlukan perlindungan terhadap berbagai risiko:
| Jenis Risiko | Keterangan |
|---|---|
| Kematian debitur | Menjamin kelanjutan pembayaran bagi ahli waris |
| Kerusakan properti | Akibat bencana alam atau kejadian tak terduga |
| Kehilangan mata pencaharian | Melindungi debitur dari gagal bayar |
Menurutnya, asuransi tidak seharusnya dianggap sebagai beban biaya. Sebaliknya, skema ini menjadi bentuk perlindungan penting dalam pembiayaan jangka panjang.
"Karena program ini adalah program untuk pembiayaan lebih dari 10 tahun. Jadi kami ingin perlindungan pada para peserta," ujarnya.
Program Tiga Juta Rumah: Target Ambisius Pemerintah
Program tiga juta rumah merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk menyediakan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dengan dukungan kebijakan OJK, diharapkan akses pembiayaan perumahan menjadi lebih cepat, mudah, dan terlindungi.
| Target Program | Keterangan |
|---|---|
| Jumlah rumah | 3 juta unit per tahun |
| Sasaran | MBR dan masyarakat umum |
| Skema | Pembiayaan jangka panjang (15-20 tahun) |
OJK menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program tiga juta rumah melalui berbagai kebijakan strategis. Mulai dari penyesuaian SLIK, percepatan pembaruan data pelunasan, pembentukan satgas khusus, hingga pengkajian skema asuransi untuk perlindungan jangka panjang. Dengan sinergi lintas sektor, diharapkan program ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (**)