ragam

Bandung Tancap Gas 2026: BRT Diluncurkan, Angkot Disulap Jadi Listrik, Jalan Dibongkar Massal

Minggu, 19 April 2026 | 09:09 WIB


Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung secara resmi menetapkan tahun 2026 sebagai momentum percepatan pembangunan infrastruktur. Fokus utama akan diarahkan pada pembenahan sistem transportasi publik melalui pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) dan peremajaan angkutan kota (angkot) berbasis listrik.





Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa penguatan sektor infrastruktur dan transportasi menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan hasil evaluasi kinerja yang menunjukkan kedua sektor tersebut masih berada di bawah tingkat kepuasan masyarakat.





"Tahun ini adalah tahun infrastruktur. Kita akan melakukan perbaikan di hampir seluruh ruas jalan, sekaligus memperkuat sistem transportasi publik," ujarnya di Balai Kota Bandung, Jumat (17/4/2026).





BRT Jadi Tulang Punggung Transportasi Massal





Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pengembangan layanan BRT dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan. Program ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung transportasi massal yang modern dan terintegrasi di Kota Bandung.





"Untuk BRT, kami mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan. Ini akan menjadi solusi transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi," katanya.





BRT dirancang untuk melayani koridor-koridor utama di Kota Bandung, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, dan mengurai kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama warga.





Angkot Listrik: Transformasi Ramah Lingkungan





Selain BRT, Pemkot Bandung juga akan meremajakan angkot secara bertahap dengan mengadopsi teknologi kendaraan listrik. Transformasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan, tetapi juga mendukung pengurangan emisi dan penciptaan lingkungan yang lebih bersih.


Halaman:

Tags

Terkini