Amalia menegaskan bahwa pola demografi Indonesia kini menunjukkan penyusutan kelompok usia muda dan peningkatan kelompok usia lanjut.
"Komposisi penduduk menurut kelompok umur menunjukkan pergeseran, yaitu menyempit pada usia 0–14 tahun dan melebar pada usia 65 tahun ke atas," kata Amalia.
Negara Menua, Keluarga Jangan Dibiarkan Menanggung Sendiri
Masuknya Indonesia ke fase aging population menjadi pengingat bahwa tantangan masa depan tidak lagi hanya soal menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda, tetapi juga bagaimana menyiapkan sistem perlindungan bagi warga lanjut usia.
Jika tidak diantisipasi sejak sekarang, bonus demografi yang selama ini dibanggakan bisa berubah menjadi beban ketergantungan yang semakin berat.
Di tengah situasi tersebut, generasi sandwich berada di garis depan. Mereka bukan hanya sedang membangun masa depan anak-anaknya, tetapi juga menjadi bantalan ekonomi bagi orangtuanya.
Ironisnya, ketika sibuk menyelamatkan dua generasi sekaligus, banyak dari mereka justru belum sempat menyelamatkan masa depannya sendiri. Sebuah ironi demografi yang perlahan tumbuh di tengah bangsa yang sedang menua.*****