Pelaku pasar khawatir konflik internal Partai Buruh justru membuka jalan bagi dominasi kelompok kiri yang lebih agresif dalam memperluas intervensi negara dan menaikkan pajak publik.
Tokoh seperti Andy Burnham dan Angela Rayner dikenal mendukung peran negara yang lebih besar di sektor strategis. Di mata investor konservatif, kebijakan semacam itu sering diterjemahkan sebagai alarm bahaya bagi stabilitas pasar.
Baca Juga: Bantuan tepung Israel ke Gaza diduga dicampur narkoba. PBB diminta investigasi
Namun jalan Burnham menuju pucuk kekuasaan juga tidak mudah. Sebagai mantan menteri era Gordon Brown, Burnham harus lebih dulu memenangkan pencalonan parlemen sebelum bisa masuk dalam perebutan kepemimpinan partai.
Tantangannya semakin berat karena Partai Buruh kini mulai kehilangan dukungan publik. Sementara itu, partai populis Nigel Farage melalui Reform UK justru mengalami kenaikan popularitas setelah memenangkan sejumlah pemilu lokal di wilayah yang dulunya menjadi kandang suara Partai Buruh.
Situasi ini membuat loyalis pemerintahan mulai mendesak agar konflik internal segera dihentikan sebelum Inggris kembali tenggelam dalam episode baru ketidakpastian politik.
Menteri Perumahan Inggris Steve Reed meminta seluruh faksi di tubuh Partai Buruh kembali fokus pada kepentingan publik dan stabilitas pemerintahan.
Namun hingga kini belum ada kandidat resmi yang mengantongi dukungan cukup untuk memulai proses pergantian pemimpin partai. Meski begitu, pasar finansial tampaknya sudah lebih dulu bersiap menghadapi kemungkinan Inggris kembali memasuki babak baru drama politik yang panjang.
Di negeri yang dulu dikenal sebagai simbol stabilitas demokrasi modern, pergantian pemimpin kini terasa semakin rutin nyaris seperti pergantian musim sepak bola. Bedanya, kali ini yang dipertaruhkan bukan sekadar kursi kekuasaan, melainkan kepercayaan publik dan stabilitas ekonomi Inggris sendiri.*****
Sumber berita: laporan internasional berbagai media politik dan ekonomi Inggris, Mei 2026.
Artikel Terkait
Ketika Bantuan Jadi Target, Gaza Terjepit Antara Blokade dan Peluru
Ketika Suara Gen Z Mengguncang Nepal: Dari Protes ke Krisis Nasional
“Perang Melawan Narkoba” atau Sandiwara untuk Ganti Rezim? Panggung Sandiwara Venezuela AS
Menuju Bulan Lagi Setelah 50 Tahun, Artemis II Buka Tiket untuk Semua Orang
Trump: "Kuba Target Selanjutnya" Setelah Iran, Diaz-Canel Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Oracle PHK Ribuan Karyawan di Tengah Ekspansi AI, Estimasi Capai 30.000 Orang!
Panglima TNI Perintahkan Pasukan di Lebanon Masuk Bunker, Hentikan Semua Aktivitas di Luar!
Seruan Macron Guncang Aliansi Barat, Ajak Negara Dunia Berdiri Tanpa AS
Dari Kursi Lontar Pesawat (Eject) ke Penangkapan, Nasib Tragis Pilot AS di Pegunungan Iran
Iran Gugat Amerika ke Den Haag: Drama Nuklir Belum Tamat, Teheran Tagih Tanggung Jawab Washington