Kamis, 4 Juni 2026

Laptop macOS Paling Murah dari Apple Akhirnya Hadir, Ini Keunggulan MacBook Neo

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Jumat, 6 Maret 2026 | 16:16 WIB


[Locusonline.co] JAKARTAApple baru saja meluncurkan MacBook Neo, laptop macOS termurah sepanjang sejarah dengan harga mulai USD 599 (sekitar Rp 10 juta). Kejutan terbesarnya bukan hanya harga, tetapi juga penggunaan chip A18 Pro, prosesor yang sebelumnya menjadi jantung dari iPhone 16 Pro dan Pro Max. Banyak yang meragukan langkah berani Apple ini, mengingat lini Mac selama ini identik dengan chip M-series yang lebih bertenaga.





Namun, data benchmark terbaru justru membungkam para peragu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa chip A18 Pro di MacBook Neo mampu melampaui performa Apple M1, prosesor legendaris yang menjadi tulang punggung Mac sejak 2020.





Hasil Benchmark: A18 Pro Bantai M1, Hampir Salip M2





Berdasarkan data dari Geekbench 6 yang dilansir dari CultofMac, berikut perbandingan skor benchmark A18 Pro dengan chip Apple lainnya dan prosesor pesaing:





ProsesorSingle-Core ScoreMulti-Core ScoreCatatan
Apple A18 Pro3.4458.624Digunakan di MacBook Neo
Apple M12.3238.186Chip Mac generasi pertama Apple Silicon
Apple M2~2.587~9.644Sedikit di atas A18 Pro (multi-core)
Intel N100-~3.129Prosesor entry-level laptop Windows




-




Kesimpulan dari data ini sangat mengejutkan:






  • A18 Pro unggul telak atas M1, baik di skor single-core (3.445 vs 2.323) maupun multi-core (8.624 vs 8.186).




  • Performa multi-core A18 Pro hanya terpaut tipis dari M2 (8.624 vs ~9.644). Jarak yang tidak terlalu jauh menunjukkan bahwa A18 Pro masih sangat kompeten untuk laptop entry-level.




  • A18 Pro jauh melampaui prosesor entry-level Windows seperti Intel N100, yang skor multi-core-nya hanya sekitar 3.129.






Artinya, dalam pengujian lintas platform tersebut, chip yang awalnya dirancang untuk iPhone itu mampu mengungguli prosesor Mac generasi pertama berbasis Apple Silicon.






Mengapa Apple Memasang Chip iPhone di MacBook?





Penggunaan chip A-series di MacBook sebenarnya bukan tanpa alasan. Baik seri A maupun M sama-sama dibangun menggunakan arsitektur ARM yang dikembangkan Apple. Perbedaan utamanya terletak pada skala dan konfigurasi.






  • Chip M-series (M1, M2, M3, dst.) biasanya memiliki lebih banyak inti CPU dan GPU, bandwidth memori lebih tinggi, serta dukungan RAM yang lebih besar. Dirancang untuk performa berkelanjutan dalam waktu lama.




  • Chip A-series (A18 Pro) dirancang lebih efisien untuk perangkat mobile, tetapi tetap memiliki performa tinggi berkat desain silikon Apple yang luar biasa.





Pada MacBook Neo, A18 Pro hadir dengan konfigurasi:


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X