Total, sebanyak 42 orang telah dicegah dalam upaya pengawasan musim haji 2026.
Kasus ini kembali menunjukkan bahwa bahkan urusan ibadah pun tetap harus melewati satu gerbang penting yaitu administrasi. Karena di era modern, niat baik tetap membutuhkan dokumen yang tepat.
Isu yang paling menyentil datang dari kritik Megawati terkait fenomena banjir aturan atau hyper regulation.
Menurutnya, semakin banyak undang-undang tidak selalu berarti semakin kuatnya negara hukum. Justru sebaliknya, hukum bisa menjauh dari rasa keadilan.
"Seolah makin banyak aturan, makin kuat. Padahal belum tentu," ujarnya.
Pernyataan ini menjadi refleksi bahwa dalam sistem hukum, kuantitas tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas dan kadang justru menciptakan kebingungan baru.
Lima isu dalam satu hari ini menunjukkan dinamika politik-hukum Indonesia yang aktif, bahkan bisa dibilang sangat aktif.
Namun di balik aktivitas tersebut, pertanyaan yang tetap relevan adalah, apakah semua ini akan bermuara pada kebijakan yang benar-benar dirasakan masyarakat?
Karena pada akhirnya, politik bukan sekadar soal rapat dan pernyataan dan hukum bukan sekadar soal jumlah aturan.
Di antara keduanya, publik hanya menunggu satu hal yang sederhana yaitu hasil yang nyata.*****
Artikel Terkait
Program Garut Hebat Syakur - Putri Mulai "Digoyang" Pendukungnya Sendiri
Garut Hebat atau Sekadar Mimpi Kosong? Pendukung Syakur-Putri Mulai Berpikir Dua Kali
Polri Bangun Lab Sosial Sains di Akpol Semarang, Lahirkan Kebijakan Presisi Berbasis Data!
Pencopotan Dirjen Kemenkeu Mendadak: “Rotasi Biasa” yang Terlalu Cepat untuk Disebut Biasa
KPK Bongkar “Dapur Politik”: Rekomendasi Reformasi Partai Politik Diserahkan ke Presiden Prabowo dan DPR