LOCUSonline - ZTE resmi memperkenalkan perangkat router generasi terbaru bernama G5 Pro 5G AI CPE di pasar China. Perangkat ini dipasarkan dengan harga sekitar 2.099 yuan atau setara kurang lebih 308 dolar AS dan sudah tersedia melalui platform penjualan daring JD.com.
Router ini hadir sebagai perangkat jaringan modern yang menggabungkan teknologi 5G dan Wi-Fi 7 dalam satu unit. ZTE membekalinya dengan fitur Multi-Link Operation (MLO), yang memungkinkan penggunaan beberapa pita frekuensi secara bersamaan sehingga koneksi menjadi lebih stabil, terutama ketika banyak perangkat terhubung sekaligus.
Dari sisi kecepatan, G5 Pro diklaim mampu menghasilkan unduhan hingga 4,29 Gbps secara teoritis melalui dukungan 4CC carrier aggregation. Selain itu, teknologi 4K QAM yang digunakan disebut-sebut dapat meningkatkan efisiensi transmisi data hingga sekitar 20 persen dibandingkan standar Wi-Fi 6. Router ini juga mendukung dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz dengan konfigurasi 4×4 MIMO pada masing-masing frekuensi untuk memperluas jangkauan serta menjaga kualitas sinyal.
Untuk koneksi berbasis kabel, perangkat ini dilengkapi dua port Ethernet 2,5G yang sudah mendukung fungsi otomatis WAN dan LAN. Hal ini membuatnya fleksibel digunakan, baik sebagai penghubung internet fiber maupun sebagai router berbasis jaringan seluler. Selain itu, terdapat fitur dual-network standby yang memungkinkan perangkat berpindah secara otomatis antara koneksi kabel dan nirkabel jika salah satu jaringan mengalami gangguan.
Pada sisi konektivitas seluler, router ini sudah dibekali kartu data bawaan dari ZTE yang mendukung kecepatan hingga 1 Gbps secara teoritis. Perangkat ini kompatibel dengan berbagai jaringan seperti 5G NR, 4G LTE, hingga WCDMA, sehingga dapat digunakan di banyak wilayah dengan kondisi jaringan berbeda.
Secara fisik, G5 Pro mengusung desain berbentuk silinder dengan bobot sekitar 923 gram dan ukuran 107 x 107 x 230 mm. Di dalamnya tertanam prosesor quad-core 4nm dengan kecepatan hingga 2,2 GHz. Untuk meningkatkan kualitas sinyal di area lemah, ZTE menggunakan antena high-gain 13 dBi yang diklaim mampu meningkatkan performa hingga 40 persen pada kondisi sinyal rendah. Perangkat ini juga menyediakan dua port TS-9 di bagian belakang untuk pemasangan antena eksternal jika dibutuhkan.
Baca Juga: Kode Redeem FC Mobile 18 Mei 2026 Resmi Update, Peluang Dapat Gems Gratis dan Player OVR Tinggi
ZTE juga menargetkan perangkat ini untuk kalangan gamer dengan menghadirkan optimasi jaringan melalui layanan akselerasi dari NetEase UU serta China Mobile, yang bertujuan mengurangi latensi saat bermain game online. Selain itu, tersedia fitur berbasis AI untuk pengelolaan jaringan seperti pengaturan bandwidth otomatis, deteksi skenario penggunaan, hingga kontrol orang tua yang dapat diakses melalui aplikasi ZTE Smart Life.
Untuk kemudahan penggunaan, router ini mendukung fitur NFC tap-to-connect yang memungkinkan koneksi cepat dengan perangkat Android yang kompatibel hanya dengan satu sentuhan. Perangkat ini juga mampu menangani hingga 256 perangkat secara bersamaan, sehingga cocok untuk kebutuhan rumah pintar maupun lingkungan kantor kecil.
Peluncuran G5 Pro ini sekaligus memperkuat langkah ZTE dalam mengembangkan ekosistem perangkat Wi-Fi 7, setelah sebelumnya mereka juga merilis Nebula BE3600 Pro+ yang dilengkapi dukungan mesh networking serta port Ethernet 2,5G ganda.(***)
Artikel Terkait
Kode Redeem FC Mobile 18 Mei 2026 Resmi Update, Peluang Dapat Gems Gratis dan Player OVR Tinggi
Kemenag Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, Hilal Akhirnya “Absen Drama” dan Tampil Sesuai Jadwal
FKRWG Garut Luncurkan Aplikasi Asdes: Saat RT dan RW Mulai Masuk Era Digital, Warga Tak Lagi Harus Fotokopi Surat Berkali-kali
Kasus Chromebook Kemendikbud Berujung Tagihan Fantastis, Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp5,68 Triliun
Rupiah Tembus Rp17.663 per Dolar AS, Prabowo Minta Rakyat Tenang "Orang Desa Tidak Pakai Dolar"
Prabowo Akui Program Makan Bergizi Gratis Masih Bermasalah, "Kalau Ketemu Uang, Iman Sebagian Pejabat Mendadak Lemah"
Film Dokumenter Pesta Babi Ramai Diperdebatkan: Saat Judul Lebih Cepat Mengundang Emosi daripada Isi Film
Judi Online Serbu Anak Indonesia: Pemerintah Temukan 200 Ribu Anak Terpapar, Ruang Digital Dinilai Lebih Berbahaya dari Jam Main di Luar Rumah
Kemenkeu Bantah Purbaya Usir Investor Asing: Hoaks Beredar Saat Iklim Investasi Sedang Sama Sensitifnya dengan Kurs Rupiah
Guru Honorer Akhirnya Bisa Tidur Lebih Nyenyak: Surat Edaran Kemendikdasmen Jadi “Obat Penenang” di Tengah Ketidakpastian Status