Baca Juga : Gubernur Dedi Sekolah tak Lagi Sekadar Tempat Belajar, Ia Kini Berubah Jadi Miniatur Barak Militer
Atep Taofiq Mukhtar, Ketua FKDT Garut, tetap menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Meski secara tersirat, ia berharap keberadaan kantor ini bisa lebih dari sekadar simbolik—yakni digunakan untuk kepentingan umat, bukan hanya pengurus.
“Semoga ini menjadi amal jariyah yang tidak pernah putus,” harapnya. Sebuah kalimat yang menyimpan optimisme, meski dibalut keprihatinan.
Di tengah sorotan lampu kamera dan sambutan hangat dari pejabat, terselip ironi bahwa para guru ngaji pendidik moral dan agama di lapisan masyarakat bawah masih harus membangun sendiri ruang geraknya, sembari tetap mengajar dengan gaji seadanya. Sementara negara, seperti biasa, hadir tepat waktu saat peresmian.(Suradi/Bhegin)