Kamis, 4 Juni 2026

Dari Aula ke Rak Supermarket: Perjuangan Produk Lokal yang Harus Lolos Kurasi Dulu

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 13:56 WIB
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, hadir dalam Kurasi Produk Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Garut, bertempat di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, (7/8/2025). Foto: Diskominfo-Garut
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, hadir dalam Kurasi Produk Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Garut, bertempat di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, (7/8/2025). Foto: Diskominfo-Garut



Kurasi produk menjadi seolah tembok yang harus dipanjat, padahal pelaku IKM adalah warga lokal yang seharusnya mendapatkan prioritas masuk ke jaringan distribusi lokal. Jika rak toko modern di tanah sendiri tak ramah pada produk lokal, lalu siapa yang sebenarnya diberi ruang?





Putri Karlina mengajak para pelaku usaha untuk “tidak malas”, untuk “konsisten”, dan terus membuka pintu-pintu peluang yang lain. Motivasi memang penting, tapi nasihat moral tanpa peta jalan dan dukungan nyata tak ubahnya pidato motivator di seminar gratis.






"Dikasih modal tapi ibu/bapak tidak punya ilmunya, modalnya tidak membuahkan hasil,” katanya.






Tapi siapa yang memastikan ilmu itu tersedia? Berapa banyak pelatihan teknis berkelanjutan yang diberikan oleh pemda? Siapa yang membimbing para pelaku IKM memahami standar produksi berbasis Good Manufacturing Practice yang dijadikan patokan?






Baca Juga : Kisruh PDAM: Kemendagri Main Aman, Balas Budi Bupati Garut Jadi Prioritas






Ketua PUKMA Garut, Rizky, menyinggung tentang Babancong Weekend Market sebagai ruang eksperimentasi pasar rakyat yang digagas sejak tiga tahun lalu. Sebuah inisiatif positif, tapi tetap bergantung pada kolaborasi dan keberpihakan pemerintah agar tak hanya hidup sebagai agenda akhir pekan semata.






Produk-produk IKM Garut disebut sudah tembus ke Air Asia, Alfamind, hingga kereta api.






Prestasi yang patut diapresiasi, tapi di baliknya ada ratusan pelaku IKM lain yang belum bisa menembus toko kelontong karena kalah bersaing dengan produk bermodal besar yang diproduksi secara massal.

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X