“Narasi ‘ekonomi tumbuh’ mirip kata motivator yang bilang ‘percaya proses’. Masalahnya, prosesnya rakyat yang lapar, hasilnya entah siapa yang kenyang,” katanya.
Di media sosial, kreativitas satir tak terbendung. Seorang pengguna X mengunggah gambar peta Indonesia dengan tulisan besar: “Selamat Datang di Negara Pertumbuhan Ekonomi, Keluar Lewat Pintu Harga.”
Meski kritik dan keluhan kian kencang, pemerintah tetap optimistis. Dalam konferensi pers, jubir resmi mengatakan, “Kami yakin efek positifnya akan dirasakan semua pihak.”
Di ruang komentar netizen, jawabannya singkat: “Semua pihak? Maksudnya semua pihak yang udah tajir, kan?” (Bhegin)