Sektor yang disorot? Lagi-lagi yang akrab dengan rakyat: perdagangan eceran, makanan dan minuman, perdagangan emas, serta perikanan. Ironisnya, sektor besar yang selama ini jadi arena “ekonomi gelap kelas kakap” justru tidak banyak disebut.
Jadi, kalau warung kopi di ujung gang tiba-tiba ditanya omzet sama aparat pajak, jangan heran. Di mata pemerintah, itulah ujung tombak penyelamat penerimaan negara. Karena rupanya, masa depan fiskal bangsa ini tidak lagi ditopang oleh konglomerat atau mafia besar, melainkan para penjual nasi uduk dan nelayan di pesisir.(Bhegin)