Kamis, 4 Juni 2026

Kompolnas Tekankan Independensi Penyidikan Kasus Pesta Rakyat Garut

Photo Author
Makmur Suradi, Locusonline.co
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:46 WIB


LOCUSONLINE, BANDUNG - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan perlunya penyidikan kasus meninggalnya tiga orang dalam pesta rakyat di Garut berjalan secara independen dan imparsial. Hal ini ditegaskan meskipun terdapat hubungan keluarga antara Kabaharkam Polri Irjen Pol. Karyoto dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM).





Anggota Kompolnas Yusuf Warsyim menyampaikan bahwa ikatan tersebut hanya terbatas pada pernikahan anak Karyoto dengan anak KDM, dan tidak boleh mempengaruhi jalannya penyidikan. “Tapi apakah terkait dengan mereka-mereka ini mempengaruhi penyidikan, ya itu tidak boleh. Tidak boleh lah. Penyidikan itu harus independen serta imparsial,” ujar Yusuf di Bandung, Selasa.





Kompolnas mendesak Polda Jawa Barat segera memberikan kepastian hukum terkait kasus tersebut. Penting bagi Polda Jabar untuk memastikan apakah peristiwa yang menelan tiga korban jiwa merupakan peristiwa pidana atau bukan.





“Seharusnya Polda Jabar sudah menyelesaikan dan memberikan kepastian hukum, apakah penyelidikannya dapat disimpulkan sebagai peristiwa pidana atau bukan,” ujar Yusuf.





Berdasarkan hasil pemantauan langsung pada bulan Agustus lalu, Kompolnas menilai fakta-fakta yang dikumpulkan penyidik telah memadai untuk dilakukan gelar perkara dan diambil kesimpulan. “Pada awal Agustus penyidik barangkali masih melakukan pendalaman lain. Tapi kalau saat ini kita duga sudah banyak tambahan hasil fakta. Pihak-pihak yang dimintakan klarifikasi juga sudah cukup banyak,” ungkap Yusuf.





Menurut Yusuf, Polda Jabar perlu segera memastikan status hukum perkara tersebut agar tidak menimbulkan ketidakpastian di masyarakat. “Pihak-pihak yang dimintakan klarifikasi kan sudah cukup banyak juga. Karena ini peristiwa yang menimbulkan kematian tiga orang, apakah ada fakta-fakta yang menunjukkan bukti sebagai peristiwa pidana atau bukan,” tambahnya.





Seperti diketahui, rangkaian acara pernikahan Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dengan Maula Akbar putra dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi diwarnai kericuhan akibat membludaknya warga saat agenda hiburan dan makan gratis di Pendopo dan Alun-Alun Garut, pada 18 Juli 2025.


Halaman:

Editor: Makmur Suradi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X