Sebagai langkah final, surat terbuka yang berisi tuntutan makzul dan bukti dampak kebijakan telah dikirim ke DPRD Jabar, DPR RI, hingga istana yang ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto pada 25 Juli 2025.
Sementara itu, Dedi Mulyadi memilih bungkam ketika dikonfirmasi mengenai wacana pemakzulan dirinya. "Ya, enggak usah dikomentarin ya," tuturnya singkat, menambah daftar kontroversi yang menyelimuti kepemimpinannya.
Ketegangan politik di Jawa Barat ini belum akan reda dalam waktu dekat. Nasib Gubernur dan ribuan pekerja pariwisata kini berada di ujung tanduk. (**)