Kamis, 4 Juni 2026

Dari Sawah ke Meja Makan, Bumdes Kiansantang Potong Jalur Tengkulak

Photo Author
Nuroni, Locusonline.co
- Selasa, 9 September 2025 | 10:07 WIB
Forkompimcam Leles dan, Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES ) Kiansantang Desa Salamnunggal, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat menggelar acara panen raya padi bersama para kelompok tani, yang tergabung dalam  Gapoktan Suka Maju ( Gabungan Kelompok Tani ), yang berada di wilayah sekitar pada, Senin 08, September 2025. 
Forkompimcam Leles dan, Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES ) Kiansantang Desa Salamnunggal, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat menggelar acara panen raya padi bersama para kelompok tani, yang tergabung dalam  Gapoktan Suka Maju ( Gabungan Kelompok Tani ), yang berada di wilayah sekitar pada, Senin 08, September 2025. 


LOCUSONLINE, GARUT – Forkompimcam Leles bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kiansantang Desa Salamnunggal menggelar panen raya padi di lahan seluas 2 hektare milik kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Suka Maju, Senin (8/9/2025).





Dalam acara tersebut, BUMDes Kiansantang hadir memberikan dukungan penuh kepada para petani, mulai dari pembiayaan pupuk, obat-obatan, hingga sewa alat mesin pertanian. Dukungan ini diharapkan mampu menjaga harga jual gabah tetap stabil sekaligus mendorong roda perekonomian lokal.





Camat Leles, H. RM Aliyuddin, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa program ketahanan pangan yang dialokasikan dari Dana Desa Pusat sebesar 20% menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat desa.





“Program ini merupakan bagian dari asa cita Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, agar perputaran ekonomi masyarakat desa tetap terjaga dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh para petani,” ujar Aliyuddin saat ditemui di area panen raya.






Baca Juga : Rp 800 Juta untuk Kemanusiaan: ASN Garut Diminta Jadi Donatur Wajib






Direktur BUMDes Kiansantang, Abah Nandang Safaat, menambahkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan petani melalui perjanjian (MoU) untuk memastikan hasil panen gabah terserap oleh BUMDes. Selanjutnya gabah tersebut diolah menjadi beras lokal unggulan yang kini sudah bekerja sama dengan dapur Makan Bergizi Gratis Nasional (MBGN) di Kecamatan Leles.





“Alhamdulillah, mulai dari pengelolaan sawah, penggilingan, hingga menjadi beras lokal unggulan, semuanya kami kelola bersama petani. Selain untuk MBGN, beras ini juga bisa dibeli langsung oleh warga masyarakat,” kata Nandang.


Halaman:

Editor: Nuroni

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X