"Gaya kepemimpinan Purbaya yang cenderung agresif dan berorientasi pada percepatan pertumbuhan ekonomi"
LOCUSONLINE, JAKARTA - Purbaya Yudhi Sadewa genap satu bulan menjabat sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada Rabu (8/10/2025). Ia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan ke-30 pada 8 September 2025. Dalam waktu singkat, Purbaya langsung meluncurkan berbagai kebijakan yang dinilai berani dan berdampak luas bagi perekonomian nasional.
Langkah paling fenomenal adalah menempatkan dana menganggur pemerintah di Bank Indonesia (BI) senilai Rp200 triliun ke lima bank milik negara (Himbara) pada 12 September 2025. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025, dengan tujuan meningkatkan peredaran uang primer (M0) dan mendorong penyaluran pembiayaan ke sektor riil.
“Tinggal tunggu waktu saja, ekonomi secara keseluruhan akan semakin cepat,” ujar Purbaya di kantornya, dikutip Rabu (8/10/2025).
Baca Juga : Prabowo Tawarkan 8 Jurus Rumah Murah: Dari BPHTB Gratis hingga Janji 3 Juta Unit
Purbaya optimistis, berbagai langkah yang ia ambil mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari kisaran 5% menjadi 6–8% dalam dua hingga tiga tahun ke depan, sejalan dengan target Presiden Prabowo.
“Kalau tahun ini 8% mungkin agak sulit. Tapi dua sampai tiga tahun ke depan ada peluangnya dicapai,” katanya di Istana Kepresidenan.