Kamis, 4 Juni 2026

Bupati Garut Sambut KPK, Janji Belajar Hindari Korupsi Seperti Siswa Baru di Kelas Anti-Slip

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Minggu, 12 Oktober 2025 | 09:28 WIB
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin pelepasan peserta Pelatihan Hulu-Hilir Bawang Merah yang akan diberangkatkan ke Brebes. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (10/10/2025)
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin pelepasan peserta Pelatihan Hulu-Hilir Bawang Merah yang akan diberangkatkan ke Brebes. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (10/10/2025)


"Garut mendapat kunjungan KPK untuk memperkuat pencegahan korupsi. Kita tentu berharap kunjungan ini tak hanya jadi sesi ceramah rutin yang berakhir dengan foto bareng dan caption “#KomitmenBersama”. Karena korupsi, sebagaimana kata KPK, bukan hanya kejahatan luar biasa tapi juga luar biasa sering terjadi."





LOCUSONLINE, GARUT – Dalam suasana penuh wibawa dan sedikit deg-degan, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kamis (9/10/2025). Kunjungan ini bukan operasi tangkap tangan setidaknya belum melainkan sesi “bimbingan belajar” tentang bagaimana sebuah pemerintah daerah seharusnya tidak tergelincir ke dalam lubang korupsi yang itu-itu lagi.





Di Ruang Rapat Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, para pejabat duduk manis mendengarkan KPK menjelaskan ulang pelajaran lama: jangan korupsi. Bupati Syakur dengan penuh hormat menyambut tim KPK dan menegaskan bahwa Pemkab Garut memilih “pendekatan preventif”.





“Merupakan kehormatan bisa menerima KPK. Kita akan terus belajar dan berupaya sungguh-sungguh dalam pencegahan korupsi,” ujarnya, terdengar seperti mahasiswa baru yang berjanji tak akan mencontek saat ujian.






Baca Juga :





-




Garut Siapkan CFD & CFN: Jalan Ditutup, Ekonomi Dibuka Pariwisata Diharapkan Jalan, Sopir Tersumbat






Koordinator Satgas Direktorat Kordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Irawati, mengingatkan pejabat Garut bahwa Survei Penilaian Integritas (SPI) bukan sekadar kuesioner formalitas, melainkan cermin untuk melihat sejauh mana lubang bocor anggaran sudah ditambal.


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X