“Mari kita rawat bersama. Jangan sampai baru dua musim hujan sudah jadi kolam ikan,” pesannya, penuh haru dan sedikit cemas.
Tak lupa, sang kepala desa juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Aing Dedi Mulyadi, yang disebutnya “mantap luar biasa.”
“Beliau luar biasa, saya hanya melaksanakan instruksi beliau. Dari Kampung Kebon Jeruk ke Kampung Cingombong semua sudah diaspal,” tutur Oyan, sambil menatap jalan seolah sedang menatap prestasi nasional.
Proyek ini memang sederhana, tapi di tengah situasi pembangunan yang sering tak jelas arahnya, 225 meter jalan mulus bisa terasa seperti tol Cipularang bagi warga Citeras.
Asal, tentu saja, tidak retak sebelum baliho ucapan terima kasihnya dicopot. (Riyadi)