Meski begitu, Prabowo tetap optimistis. Ia menegaskan pemerintah akan menanggung pembayaran utang hingga Rp1,2 triliun per tahun, tanpa perlu rakyat panik.
“Saya tanggung jawab. Tidak ada masalah,” katanya mantap, seolah berbicara kepada angka minus di laporan keuangan.
Jadi, bagi Prabowo, Whoosh bukan sekadar kereta cepat tapi juga ujian kesabaran fiskal. Kalau rakyat bisa sabar menunggu janji reformasi selama dua dekade, mungkin menunggu balik modal Whoosh bukan hal yang mustahil.*****