Kamis, 4 Juni 2026

Rakor SPBE Garut: Transformasi Digital atau Sekadar Update Aplikasi Versi ‘Lagi Diusahakan’?”

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Kamis, 20 November 2025 | 10:21 WIB
Rapat Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya memperkuat arah transformasi digital daerah. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Garut. Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo hadir sebagai narasumber utama yang membahas implementasi Garut Satu Data dan pengembangan Super APP Garut Hebat, Rabu (19/11/2025).
Rapat Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya memperkuat arah transformasi digital daerah. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Garut. Dalam kegiatan tersebut, Diskominfo hadir sebagai narasumber utama yang membahas implementasi Garut Satu Data dan pengembangan Super APP Garut Hebat, Rabu (19/11/2025).


"Ekosistem digital Garut yang inklusif, aman, dan berkelanjutan bukan sekadar aplikasi yang rajin launching tapi lupa difungsikan."





LOCUSONLINE, GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya mempercepat transformasi digital daerah, Rabu (19/11/2025). Agenda berlangsung di Ruang Rapat Bappeda dengan Diskominfo tampil sebagai narasumber utama bahasannya mulai dari Garut Satu Data sampai Super APP Garut Hebat, aplikasi yang kabarnya bakal jadi “pusat segalanya.”





Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Garut, Gun Gun Sukma Utama, menegaskan bahwa layanan publik butuh percepatan digital. Ia memaparkan tujuh masalah utama yang masih membelit, mulai infrastruktur yang bolong-bolong, literasi digital yang masih “loading,” sampai data yang sering muncul tanpa izin dan kabur tanpa jejak.





“Bagaimana goal ini bisa menjembatani tugas pelayanan kita,” kata Gun Gun. Intinya: teknologi harus jadi jembatan, bukan sekadar pajangan.






Baca Juga : Tanah Dibagi, Logika Hilang: Penggarap Keok, Non-Penggarap Auto Menang






Dari sisi Diskominfo, Kabid Penyelenggaraan Statistik Sektoral, Egga Mahessa Suardi, menekankan pentingnya integrasi data.





“Data yang terintegrasi akan memudahkan pemerintah mengambil keputusan yang tepat dan berbasis bukti,” ujarnya.


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X