“Kita lakukan perbaikan menyeluruh secara marathon. Niatan saya secara pribadi adalah segala sesuatu itu tergantung niatnya. Jika niatnya bagus maka hasilnya pun bagus, jika niatnya jelek hasilnya pun akan jelek. Maka, sebagai Plt Direktur Utama di PT. LKM Garut, saya tanamkan dengan niat baik,” ungkapnya.
Salah satu langkah yang didasari dengan niat baiknya itu adalah dengan melakukan syareat diantaranya tidak menyalahi aturan dan kewenangan. Selama yang dilakukannya berpotensi untuk memperbaiki perusahaannya, maka akan ia lakukan.
“Sebagai Plt saya melakukan efisiensi biaya dan penagihan yang sifatnya membantu dan mendongrak pendapatan perusahaan, melakukan perampingan pegawai dan penandatanganan fakta integritas. Isi dalam fakta integritas itu adalah apabila melanggar aturan dan kewenangan maka akan diberhentikan,” katanya.
Dalam rangka penyelamatan perusahaan PT. LKM, Asep Rahman meyakini bahwa dengan niat baik dan strategi yang dijalankan secara over all untuk memajukan perusahaan adalah bentuk pertanggungjawaban dirinya sebagai pihak yang dipercaya untuk menjadi pelaksana tugas.
“Saya ingin mengimplementasikan pesan dari Pak Bupati. Saya dan jajaran direksi serta semua karyawan harus bekerja dengan baik dan harus bisa memulihkan perusahaan secepatnya, dengan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Asep Rahman menyampaikan pesan Bupati Garut, Abudusy Syakur Amin, yaitu melakukan efisiensi biaya, agar PT. LKM menjadi perusahaan yang sehat dan berpotensi memberikan PAD serta kemajuan Kabupaten Garut.
“Saya dan semua jajaran sangat berpegang teguh pada pesan pak Bupati. Kami ingin PT. LKM menjadi perusahaan maju dan memberikan manfaat besar kepada masyarakat dan Pemkab Garut,” imbuhnya. (Asep Ahmad)