Kamis, 4 Juni 2026

Melampaui Seragam dan Kelas: Mengurai Sejarah dan Makna Hari Guru Nasional 25 November

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 24 November 2025 | 13:25 WIB


[locusonline.co, JAKARTA] - Setiap 25 November, ruang guru di seluruh Indonesia biasanya ramai oleh ucapan terima kasih dan buket bunga. Tapi di balik ritual tahunan itu, terselip sejarah panjang yang bermula dari semangat revolusi kemerdekaan dan perjuangan menyatukan visi pendidikan bangsa.





Jejak Sejarah: Dari Kongres Guru Indonesia ke PGRI





Penetapan 25 November sebagai Hari Guru Nasional bukanlah keputusan yang muncul tiba-tiba. Tanggal ini merupakan tonggak sejarah berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada 1945, yang menjadi penyatuan berbagai organisasi guru yang sebelumnya terpecah berdasarkan latar belakang politik, agama, dan wilayah.





"PGRI lahir dari semangat persatuan yang digelorakan pasca-Proklamasi Kemerdekaan. Guru-guru dari berbagai organisasi seperti Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB), Perserikatan Guru Indonesia (PGI), dan lainnya bersepakat melebur menjadi satu organisasi untuk memajukan pendidikan nasional," jelas sejarawan pendidikan, Prof. Ahmad Rizky, yang dihubungi tim media.





Butuh waktu hampir 50 tahun sejak kelahiran PGRI untuk akhirnya pemerintah menetapkannya secara resmi sebagai Hari Guru Nasional. Pada 1994, Presiden Soeharto mengukuhkan tanggal 25 November melalui Keputusan Presiden No. 78 Tahun 1994, sebagai bentuk pengakuan negara terhadap kontribusi guru dalam pembangunan bangsa.





Tema Hari Guru 2025: 'Guru Hebat, Indonesia Kuat' dan Tantangan Zaman





-




Tahun ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengusung tema 'Guru Hebat, Indonesia Kuat'. Tema ini relevan dengan tantangan pendidikan di era digital dan tuntutan menghasilkan SDM unggul.





"Tema ini bukan sekadar slogan. Ini adalah cerminan dari peran strategis guru dalam membentuk karakter dan kompetensi generasi penerus di tengah disrupsi teknologi dan perubahan sosial yang masif," ujar Doni Koesoema, Praktisi Pendidikan.





Transformasi Peran Guru: Dari Sumber Ilmu Pengetahuan ke Fasilitator Pembelajaran





Tabel: Evolusi Peran Guru dari Masa ke Masa


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X