Kamis, 4 Juni 2026

Ketika Pabrik Terus Berkembang, Tapi Warganya Tetap Menganggur

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 15:47 WIB


PT Hoga Reksa Garment: Siapa & Di Mana





PT Hoga Reksa Garment adalah perusahaan manufaktur pakaian jadi yang terdaftar secara resmi — dengan nomor badan hukum 977150 — berkedudukan di Jalan Raya Leles KM-13, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Perusahaan ini dirintis sejak sekitar tahun 2018. Bisnis utamanya adalah industri garment — konveksi dan produksi pakaian jadi, yang umumnya berorientasi ekspor, serta pemasaran ke dalam maupun luar negeri.





-
PT Hoga Reksa Garment




Perkembangan & Rencana Ekspansi Terbaru





Pembaruan paling signifikan datang pada Juni 2025. Dalam pertemuan antara manajemen Hoga dan pejabat daerah — termasuk Abdusy Syakur Amin selaku Bupati Garut — perusahaan mengajukan rencana perluasan investasi.





Manajemen — melalui Manager Umum Andri Kustendi — menyatakan bahwa mereka menargetkan penyerapan tenaga kerja lokal lebih dari 20.000 orang bila ekspansi dilakukan sesuai rencana.
Alasan utama: perusahaan menilai bahwa kualitas dan ketersediaan tenaga kerja di Garut kompetitif dan sesuai kebutuhan industri padat karya seperti garment.





Bagi pemerintah daerah, rencana ini mendapat respon positif karena dianggap bisa membantu mengurangi angka pengangguran dan memberi peluang bagi warga lokal.





Peluang bagi Masyarakat & Dampak Ekonomi Lokal





Jika realisasi mencapai target, dampak bagi masyarakat Garut bisa besar:






  • Penyerapan tenaga kerja massal: 20.000 lapangan kerja — artinya banyak warga lokal bisa mendapat pekerjaan tetap, terutama di sektor produksi.




  • Stimulus ekonomi lokal: adanya pekerja baru bisa memperkuat permintaan lokal — dari jasa, transportasi, konsumsi, hingga layanan rumah tangga.




  • Daya tarik investasi: perusahaan yang menempatkan kantor pusat di Garut (bukan di Jakarta) bisa memberikan reputasi baik, dan mendorong perusahaan lain untuk berinvestasi di daerah.





Bagi pemda, hal ini sejalan dengan upaya membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran — terutama di kawasan pedesaan/semi-perdesaan seperti Leles.





Tantangan, Kritik & Isu Lokal





Meski demikian, tidak semua berjalan mulus. Belakangan muncul kritik dan kekecewaan dari warga setempat — terutama di desa di sekitar pabrik — terkait klaim rekrutmen massal.


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X