Kamis, 4 Juni 2026

Jembatan Putus, Anak Sekolah Di Bungbulang Bertaruh Nyawa, Pemerintah Daerah Bertaruh “Alasan”

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Kamis, 4 Desember 2025 | 14:13 WIB
Hujan sehari semalam mengguyur Kampung Palahan, Desa Margalaksana, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Akibatnya, jembatan penghubung dari Kampung Rancamunding ke Kampung Palahan di aliran Citali runtuh. Kamis,4/12/2025
Hujan sehari semalam mengguyur Kampung Palahan, Desa Margalaksana, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Akibatnya, jembatan penghubung dari Kampung Rancamunding ke Kampung Palahan di aliran Citali runtuh. Kamis,4/12/2025




“Kami akan tindaklanjuti.”






Beliau tidak menjelaskan tindaklanjut yang mana tindak lanjut mengecek atau tindak lanjut menunda pengecekan atau tindak lanjut memindahkan laporan ke folder bernama "Nanti Dulu".





Tidak menunggu respons pemerintah, warga kembali melakukan ritual tahunan: gotong royong perbaikan darurat dengan peralatan seadanya, mereka mencoba membuat jalur penyebrangan sementara.





Salah satu warga, Abdul, menyampaikan laporan harian yang lebih cepat daripada respons instansi.






“Hujan sahari sawengi, jembatan citali putus. Jam 00.00 anak-anak tetap harus berangkat sekolah. Taruhan nyawa tiap pagi.”






Sayangnya, dari pihak pemerintah belum ada yang turun langsung kecuali hujan.





Situasi ini kembali mengingatkan publik bahwa di beberapa daerah pembangunan infrastruktur lebih sering menjadi slogan daripada kenyataan, sementara generasi muda Garut bertaruh nyawa untuk masa depan mereka, pemerintah daerah tampaknya masih sibuk bertaruh citra.





Dan sampai tulisan ini dibuat, jembatan masih putus, sungai tetap mengalir, anak sekolah tetap nekat, dan pemerintah tetap rapat.*****

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X