Kamis, 4 Juni 2026

Puncak II vs Polisi: Saat Jalur 'Alternatif' Berubah Jadi Jalur 'Kontraproduktif'

Photo Author
Admin Locus, Locusonline.co
- Senin, 8 Desember 2025 | 07:49 WIB



Di sisi lain, jalur selatan Cianjur juga harus diwaspadai. Ruas dari Jalan Raya Cibeber hingga Naringgul (perbatasan Bandung) dan Agrabinta (perbatasan Sukabumi) merupakan kawasan rawan longsor.





Masalah yang Tak Kunjung Usai: Sejarah Pengulangan Peringatan





Ini bukan kali pertama Polres Cianjur mengeluarkan peringatan keras untuk Puncak II. Pada periode mudik Lebaran 2025 lalu, imbauan serupa sudah disampaikan dengan alasan yang persis sama: jalan rusak, ruas sempit, rawan longsor, minim rambu dan penerangan.





Konsistensi peringatan ini mengungkap sebuah fakta pahit: masalah infrastruktur di Puncak II adalah persoalan kronis yang belum mendapat penanganan serius dan tuntas dari pihak berwenang. Sementara warga dan pengelola jalan sibuk saling menyalahkan, jalan itu tetap dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan, hanya "diperbaiki" secara kosmetik jelang momen arus mudik.





Di sisi lain, antisipasi juga dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor. Untuk mengurai kemacetan di titik rawan seperti Simpang Gadog dan Pasar Cisarua, pihak berwenang menyiapkan skema rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah yang akan diberlakukan secara situasional.





Pilihan di Tangan Pengendara





Keputusan akhir ada di tangan para pemudik dan wisatawan. Di satu sisi, godaan untuk mencari jalan pintas dan menghemat waktu sangatlah besar. Di sisi lain, otoritas yang paling memahami medan telah menyodorkan data dan peringatan resmi tentang risiko nyata yang mengintai.





Dalam situasi ini, prinsip kehati-hatian mungkin adalah harga mati. Sebab, seperti kata peringatan klasik, lebih baik "selamat sampai tujuan meski terlambat, daripada terburu-buru tapi malah terjebak dalam musibah". Puncak II, untuk sementara, sebaiknya hanya jadi kenangan dalam peta, bukan pilihan dalam perjalanan. (**)


Halaman:

Editor: Admin Locus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X