2. KAPOLSEK KEMAYORAN TERLUKA SAAT EVAKUASI
Dalam perkembangan terpisah, terungkap bahwa Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Adriansyah, turut menjadi korban dalam insiden tersebut. Ia terluka saat dengan heroik membantu proses evakuasi.
"Beliau terluka saat melindungi anggota dan warga di area evakuasi. Pecahan kaca dari jendela yang dipadamkan petugas jatuh mengenai tangan kirinya," jelas Kapolres Metro Jakpus, Kombes Susatyo Purnomo Condro. Kapolsek Agung kini menjalani operasi di RS Islam Cempaka Putih dan dalam penanganan intensif.
3. FAKTA BARU: PERUSAHAAN ASAL JEPANG, PIMPINAN ORANG INDONESIA
Penyidik dari Satreskrim Polres Metro Jakpus mengungkapkan fakta baru mengenai Terra Drone. Kasat Reskrim AKBP Roby Saputra menegaskan bahwa perusahaan ini merupakan perusahaan asal Jepang, namun pimpinan operasional di kantor Jakarta Pusat adalah Warga Negara Indonesia (WNI).
"Perusahaannya perusahaan Jepang. Kalau pemimpin perusahaan yang di situ bukan (orang Jepang). Identitasnya sudah kita ketahui dan akan kita periksa," ujar Roby. Hingga saat ini, delapan saksi dari pihak manajemen dan warga sekitar telah diperiksa. Pemeriksaan terhadap pemilik perusahaan dan pemilik gedung masih akan dilakukan.
Roby juga memperjelas fungsi gedung yang terbakar. Lokasi tersebut merupakan kantor sekaligus tempat servis (perbaikan) drone, bukan tempat produksi.
4. PENYELIDIKAN BERKELANJUTAN: DUGAAN KELALAIAN DAN IZIN GEDUNG